30 Kg Kokain Terdampar di Barat Selayar, Timur Masih Teka-teki
BUKABACA.co.id, SELAYAR – Penemuan narkotika jenis kokain di Kabupaten Kepulauan Selayar membuat geger masyarakat Tanadoang. Untuk pertama kalinya, wilayah kepulauan di ujung selatan Sulawesi Selatan itu dihadapkan pada temuan narkotika dalam jumlah besar yang disebut-sebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah di provinsi tersebut.
Tim investigasi BUKABACA.co.id mencatat, total kokain yang ditemukan mencapai sekitar 30 kilogram. Seluruhnya ditemukan di wilayah pesisir pantai barat Selayar, terbawa arus laut dan terdampar di sejumlah titik pantai.
Menariknya, sejak awal temuan hingga kini, baik warga maupun aparat penegak hukum belum menemukan paket serupa di wilayah pantai timur Selayar. Pola temuan yang terkonsentrasi di sisi barat pulau memunculkan dugaan bahwa barang tersebut datang dari jalur laut terbuka yang berhadapan langsung dengan perairan lepas.
Sebagian dari barang bukti itu telah dimusnahkan. Sebanyak 25 kilogram kokain dimusnahkan di Markas Polda Sulawesi Selatan pada Senin, 16 Maret 2026. Sementara 5 kilogram lainnya merupakan temuan terbaru yang saat ini masih berada dalam penguasaan pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini memunculkan banyak pertanyaan, dari mana asal paket-paket kokain tersebut, bagaimana jalurnya hingga terdampar di pesisir Selayar, dan apakah masih ada paket lain yang belum ditemukan.
Bagi masyarakat Tanadoang, peristiwa ini bukan sekadar temuan benda asing di pantai. Ia menjadi pengingat bahwa jalur laut yang selama ini menjadi nadi kehidupan kepulauan, juga bisa menjadi pintu masuk bagi jaringan gelap perdagangan narkotika lintas wilayah.
























