Viral Cowok Putuskan Pacarnya Gara-gara Selalu Pakai Gamis, Netizen: Awas Nyesel Loh

bukabaca.id, Jakarta – Lagi-lagi kembali viral sebuah cuplikan video dari media sosial tiktok dengan menampilkan sebuah curhatan seorang cewek cantik yang telah diputusin oleh kekasihnya.

Cewek dalam video tersebut menceritakan jika pacarnya tidak suka pada dirinya karena selalu mengenakan gamis setiap kali jalan hingga akhirnya keduanya pun memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka.

Curhatan cewek tersebut diceritakan lewat video akun TikTok amndfa_. Cewek berkacamata itu memulai ceritanya, saat cowok mengajak dirinya ke pantai dan diminta untuk memakai celana.

“Kamu pake gamis terus, besok ke laut pakai celana ya,” kata si cowok ke cewek bergamis tersebut, sesuai dengan video yang terlihat di akun Instagram @wowunix, Jumat (20/11/2020).

Jelang keesokan harinya, saat ingin berkunjung ke pantai, namun ternyata cewek berkacamata tersebut juga tidak menuruti kata si cowok. Ia tetap memakai gamis. Si cewek dikatain seperti ibu-ibu, bahkan si cowok juga mengaku merasa malu setiap jalan pakai gamis.

“Aku malas ajak kamu main, kamu pake gamis malu,” katanya.

Dia bahkan sampai mengatakan bakal mutusin cewek ini kalau saat dijemput nanti dia tetep bersikekeh mengenakan gamis. Tentu saja, cewek ini pun tetap pakai gamis dan akhirnya keduanya pun putus.

“Bye bye sayang, aku sayang aku. Bye,” tulis cewek tersebut.

Bahkan video tersebut menuai banyak komentar positif dari netizen untuk si cewek. Bahkan beberapa netizen malah setuju banget saat mereka berdua berpisah.

“Kan udah Istiqomah smaa syariinya, tinggalin pacarnya.biar lebih istiqomah,” tulis akun @viiy.

“Ternyata bener ya, semakin tinggi ilmu, semakin sederhana juga penampilannya, si kakak cantik betul,” tulis akun @mutmainnah.

“Yeee, si cowok mah gak tau, sensasinya pakai gamis, cantiknya nambah, awas ntar nyesel loh,” tulis @sisily.
 

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page