MCP Urutan Ke-18 Se-Sulsel, KPK Soroti Pemkot Makassar

bukabaca.id – Tim Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) Wilayah IV 2 menggelar pertemuan bersama jajaran Pemerintah kota Makassar.

Dalam rangka koordinasi rencana aksi pencegahan korupsi. Berlangsung di ruang rapat Sipakalebbi, Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (27/1/2021).

Dalam pertemuan tersebut Korsupgah menyoroti capaian program Monitoring Center Of Prevention (MCP) Pemkot Makassar yang masih rendah dari daerah lainnya.

Kasatgas Korsupgah wilayah IV 2, Niken Aryati, mengatakan saat ini Pemkot Makassar berada diurutan kedelapan belas capaian MCP-nya dari kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, dan berada di urutan 220 dari seluruh Indonesia.

“Banyak yang mesti ditingkatkan lagi, dalam suatu provinsi biasanya kota yang terbaik capaian MCP-nya, namun ini sangat jatuh sekali. Ternyata memang ada indikator permasalahan mengenai pengelolaan aset, itu juga jadi perhatian, karena banyak yang belum terverifikasi,” ucapnya.

Niken berharap Pemkot Makassar pada tahun 2022 nanti dapat memperbaiki MCP-nya, lebih bagus dari penilaian KPK.

“Karena itu kuncinya adalah perbaikan. Termasuk dalamnya manajemen ASN, juga terkait masalah prasarana dan sarana umum jangan sampai aset pemerintah dikuasai dan jadi sengketa,” jelasnya.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengatakan hal tersebut menjadi tantangan bagi Pemkot Makassar, walaupun masuk ukuran rata-rata untuk Makassar menurut hukum MCP-nya itu rendah.

“Itulah tadi KPK sudah memberikan banyak arahan-arahan untuk menaikkan angka MCP. Tetapi, yang terpenting prinsipnya adalah bukan di angkanya semata. Tetapi, yang terpenting bagaimana akuntabilitas yang terkait indikator MCP betul-betul terlaksana di pemerintahan,” terangnya. (*)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page