Di South Sulawesi Digifest 2021, Wali Kota Makassar Jabarkan Smart City sebagai Transformasi Digital

bukabaca.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, tampil sebagai pembicara pada kegiatan Makassar kolaborasi pentahelix dalam akselerasi ekonomi dan keuangan digital Sulawesi Selatan.

Talkshow ini merupakan rangkaian acara South Sulawesi Digital Festival 2021 yang digelar Bank Indonesia di Upper Hills, Jalan Metro Tanjung Bunga, Jumat (9/4/2021).

Kegiatan ini mengangkat tema Accelerating The Post Covid Economic Recovery Through Digital Transformation In Eastern Indonesia.

Di hadapan peserta talkshow, Danny Pomanto menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar sudah sejak lama telah menerapkan transformasi digital dalam meningkatkan
pelayanan kepada masyarakat.

“Sejak tahun 2014 pemerintah kota telah melakukan kebijakan transformasi digital dari cara konvensional menjadi digitalisasi melalui program Smart City,” ucap Danny Pomanto.

Dalam menjalankan program Smart City, kata Danny Pomanto, dirinya menjalankan konsep yang berbeda, yaitu dengan melihat kultur orang Makassar yang sombere.

“Dalam menjalankan program Smart City kita kombinasikan dengan kultur orang Makassar dengan konsep Sombere City, agar dalam menjalankan program, warga kita tidak merasa asing dengan istilah sombere, sehingga transformer digital ini gampang dijalankan,” jelas Danny Pomanto.

Kata Danny Pomanto, hal tersebut bisa dijadikan perbandingan kebijakan sejak tahun 2016, banyak hal yang menjadi progres hasil dari Smart City.

“Dulu waktu masih konvensional belum ada Smart City dari analisis kita, PAD Kota Makassar hanya sebesar Rp500 miliar, setelah kita terapkan transformasi digital dengan Smart City PAD meningkat menjadi Rp1,4 triliun, semua diukur mulai dari indeks perkotaan dan indeks ekonomi,” terang Danny Pomanto.

Sementara itu, Marsuki, Komisaris Independen Bank Sulselbar yang juga tampil sebagai salah satu narasumber, berharap masyarakat terus didorong untuk melakukan pembayaran secara digitalisasi.

“Di Sulsel hampir 90 persen digitalisasi jadi alat otoritas dan kita harap pemerintah berkolaborasi dalam pentahelix untuk mendorong masyarakat kita khususnya kelas ekonomi melakukan transaksi secara digital,” ucap Marsuki.

Di akhir acara talkshow dideklarasikan komitmen kolaborasi pentahelix dalam akselerasi ekonomi keuangan digital Sulsel. (*)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page