Syahbandar Pelabuhan Bira Bantah Tudingan Adanya Keterlambatan Pemberangkatan Kapal Feri

Petugas Syahbandar Pelabuhan Bira Regu II, Herman

bukabaca.id, Bulukumba – Viralnya di media sosial facebook dan media online di Kabupaten Selayar terkait keterlambatan pemberangkatan kapal feri. Pihak Syahbandar Pelabuhan Bira angkat bicara.

Pihaknya membantah atas tudingan keterlambatan pemberangkatan fery di Pelabuhan Bira yang diberitakan oleh beberapa media online di Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat, 16 April 2021.

Herman, salah satu petugas Syahbandar Pelabuhan Bira dari regu II, kepada awak media, menegaskan bahwa tidak ada keterlambatan dalam penerbitan Surat Persetujuan berlayar.

“Apa yang disampaikan oleh salah satu media itu tidak benar, karena berdasarkan jadwal yang diterbitkan oleh UPTD Pelabuhan Penyeberangan Bira pemberangkatan KMP. KORMOMOLIN adalah pukul 14.00, sementara pemuatan baru dilakukan pada pukul 13.30 dan permohonan izin layar baru diajukan pada pukul 14.20 dan terbit 10 menit kemudian,” ujar Herman.

Selain itu, kata dia, hampir semua polemik yang terjadi terkait keberangkatan kapal yang jadi sasaran penumpang adalah pihak Syahbandar, padahal terkait jadwal itu bukan kewenangan Syahbandar.

”Saya sampaikan, soal jadwal keberangkatan itu bukan wewenang Kami, pihak Syahbandar hanya fokus pada keselamatan penumpang dan kru kapal,” tegas Herman.

Di tempat terpisah, salah satu aktivis Lidik Pro DPC Bontobahari yang aktif melakukan pengawasan terhadap lalu lintas Kapal penyebarangan di Bira, Andi Parman, mengatakan bahwa masalah yang muncul itu lebih dominan karna faktor Miss komunikasi.

“Hasil investigasi kami, benar adanya jadwal keberangkatan kapal Fery jam 14:00 jadi kami juga menyayangkan ketika ada permasalahan pihak tertentu langsung publikasi tanpa koordinasi dengan pihak terkait, kalau misalkan ada perubahan jadwal, pihak ASDP harus cepat laporkan dan kalau misalkan ada perubahan data kru kapal itu harus cepat disampaikan sekurang kurangnya dua jam sebelum berangkat agar pihak Syahbandar cepat bisa melakukan pembenahan terkait Surat Persetujuan Berlayar,” jelas Parman.

Atas kejadian tersebut, Andi Parman berharap agar kedepannya, keberangkatan kapal fery bisa tepat waktu agar tidak ada lagi pihak pihak yang merasa dirugikan.

“kalau tiba jadwal pemberangkatan ya berangkat meskipun jumlah penumpang itu belum maksimal,” tutup Andi.

Sementara itu, kepala UPTD Pelabuhan Bira Syamsuddin, membenarkan bahwa jadwal keberangkatan KMP. Kormomolin pada hari Jumat berangkat pada pukul 14:00 WITA telah sesuai dengan jadwal. (prm)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page