Putra Asal Palemba Selayar Jadi Imam Masjid di Amerika Serikat Selama Ramadan

bukabaca.id, Kepulauan Selayar –Muhammad Syawal, Putra Daerah asal Palemba kabupaten Kepulauan Selayar mendapatkan undangan sebagai imam Masjid di Amerika Serikat selama ramadan.

Diketahui, Syawal yang kerap disapa Daeng Syawal tersebut merupakan anak dari bapak Baso Lebo dan Syawal adalah putra ke 7 dari 8 bersodara.

Sebelum melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Ilmu Alquran Jakarta, Daeng Syawal pernah menghabiskan waktunya untuk menimba ilmu di Pesantren Alquran Babussalam, salah satu pesantren  yang didirikan oleh KH. Muhtar Adam di Tahun 1995.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Daeng Syawal mengungkapkan bahwa dirinya memperoleh undangan dari Imam Center Indonesian Muslims Association In Amerika.

“Alhamdulillah saya memperoleh undangan dari Imam Center Indonesian Muslims Association In Amerika. Saya sebetulnya diundang bersama dengan keluarga; isteri dan anak. Namun karena visa buat keluarga yang terlambat keluar, saya pun berangkat sendiri lewat Abu Dhabi, perjalanan  indonesia Menuju abu Dhabi menempuh jarak 8 jam dan abu Dhabi  Amerika Serikat 14 jam,  Perjalanan ini sangatlah menarik dan penuh pelajaran, selama dalam perjalanan, termasuk ketika berada di Bandara Abu Dhabi, pertolongan Allah betul-betul terasa,” ungkapnya menjelaskan, Jumat (23/4/2021).

“Saat di Bandara Abu Dhabi, seorang tentara Amerika yang terlibat dalam memeriksa segala kelengkapan administrasi saya, bahkan sempat menyuruh saya untuk mengaji di sampingnya. Saat hendak berangkat meninggalkan tempat itu, seorang petugas bandara juga mengajak untuk foto bersama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Muhammad Syawal Mengungkapkan, bahwa untuk masuk ke Amerika sebetulnya tidaklah gampang, apalagi di masa pandemi ini. Ada beberapa orang yang gagal terbang ke Amerika karena tidak lolos dalam berbagai pemeriksaan yang sangat ketat. Namun menurutnya, dengan barokah Alquran, perjalanannya cukup dilancarkan oleh Allah swt. Terakhir, Daeng Syawal juga terima kasih  kepada guru dan keluarga

”Terima kasih kepada semua guru-guru, atas doa dan bimbingan merekalah sehingga hari ini saya bisa berada di Amerika dan peroleh kehormatan menjadi Imam selama Ramadhan,” ujarnya.

Diketahui, PutraSyamsi Ali, Imam masjid New York yang juga pendiri pesantren pertama di Amerika rencananya juga akan bertemu dengan Syawal dalam beberapa hari ke depan. Saat dikonfirmasi tentang tempat tinggal Ust.  Syamsi Ali dengan tempatnya sekarang ini, Syawal mengatakan bahwa jaraknya berkisar 2 (dua) jam perjalanan darat. (Afwan)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page