Pemkab Soppeng Utus 10 Peserta di Ajang Lomba Tahfiz Al-Qur’an dan Hadits Tingkat Provinsi

bukabaca.id, Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Bagian Kesra bersama TP PKK Kabupaten Soppeng mengutus peserta pada ajang Lomba Tahfidz Al-Quran dan Hadist tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, melalui virtual yang berlangsung di Ruang Pola kantor Bupati Soppeng, Sabtu (8/5/2021).

Lomba tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga bekerjasama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulsel. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, yakni mulai tanggal 7 hingga 9 Mei 2021.

Dalam hal ini, Nurkadim selaku Admin peserta Kabupaten Soppeng mengatakan bahwa Kabupaten Soppeng mengikutkan sebanyak 10 orang peserta yang terdiri dari 6 Putra dan 4 Putri.

“Kesupuluh orang tersebut merupakan peserta yang belum pernah mendapatkan juara 1 diajang lomba apapun pada tingkat Kabupaten Soppeng. Adapun cabang lomba yang diikuti oleh Kabupaten Soppeng diantaranya 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, 30 Juz, 50 Hadist dan 100 Hadist,” ungkapnya.

Masih kata dia, sementara untuk kelengkapan virtual dan jaringan di fasilitasi oleh Diskominfo Kabupaten Soppeng.

Sebelumnya Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman membuka langsung acara Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini yang turut dihadiri oleh Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, Jumat (7/5).

Dalam sambutannya melalui virtual, ia berharap kegiatan ini bisa menjadikan Sulawesi Selatan sebagai ‘lumbung’ melahirkan Hafiz Qur’an dan Hafiz Hadits. Sehingga Sulawesi Selatan bisa menjadi rujukan sebagai tempat lahirnya bibit-bibit hafiz-hafiz Qur’an.

“Kita juga kedepan mendorong literasi Al-Qur’an dan Hadits. Karena kunci dari suatu pemahaman, adalah bagaimana memiliki otentik dari literasi itu atau rumus asalnya. Sehingga para hafiz memiliki literatur yang menjadi fundamental islam dan memiliki dasar yang kuat,” ucapnya.

Terakhir, ia berharap melalui lomba ini, menjadi awal dalam mendorong kita agar anak-anak cinta Al-Qur’an dan Hadits, yang selanjutnya akan merasa tertantang untuk memahami dan mengamalkannya.

“Para ustadz maupun ulama memiliki profesionalitas dalam ilmu agama, sehingga menjadi sebuah parameter sebagai tokoh pemuka agama Islam,” tutupnya. (Muh Ikhlas)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page