Bayi Baru Lahir di Tanralili Sengaja Dibuang, Ada Saksi Mata

bukabaca.id, Maros – Seorang warga menemukan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki di pekarangan Kampung Massulangka, Dusun Kassi-kassi, Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (18/6/2021).

Terkait penemuan bayi tersebut, Kapolsek Tanralili Iptu Sugiarto, SH menjelaskan bahwa penemuan bayi yang baru lahir tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab, di salah satu pekarangan rumah warga sekitar pukul 04.30 Wita. Oknum pelaku yang membuang bayi tersebut diduga bernama Dg. Nai di Kampung Massulangka.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan bahwa berdasarkan keterangan yang ada, sekitar pukul 04.30 Wita, saksi mendengarkan suara tangisan anak kecil. Kemudian mendatangi anaknya sembari mempertanyakan bayi tersebut.

“Kenapa anak kamu menangis dan sang anak mengatakan tidak menangis cucuta, Mak!!!,” kata Kapolsek meniru saksi.

Lebih lanjut katanya, saksi masih mendengar tangisan bayi tersebut sehingga saksi langsung bergegas turun dari rumahnya guna mencari tahu sumber suara tangis bayi yang didengarnya. Alhasil ia menemukan anak bayi yang tersimpan di tanah dan hanya ada lampu senter di dekatnya.

“Saksi langsung mengambil anak tersebut dan membawa masuk kedalam rumahnya dan menghubungi Kepala Dusun Kassi-kassi,” ujar Kapolsek Sugiharto.

Setelah kejadian tersebut, piket jaga Polsek Tanralili pun langsung mendatangi TKP terkait penemuan bayi dan pihak pemerintah setempat. Lalu Polsek Tanralili mendatangkan salah bidang Desa guna membersihkan darah pada bayi tersebut dan memisahkan tali pusar dengan ari-arinya.

“Setelah selesai dibersihkan bayi dibawa ke Puskesmas Tanralili guna mendaptkan pemeriksaan lebih lanjut serta perawatan,” jelasnya.

Penemuan bayi tersebut berjenis kelamin Laki-laki, dengan dibungkus sarung batik berbunga sebanyak 3 lapis. Saat ditemukan anak tersebut belum terpisah tali pusar dari Ari-arinya.

“Bayi ini memiliki berat badan 3 Kg, Panjang 48 cm, Lingkaran kepala 29 cm, Lingkaran Perut 30 cm. Bayi tersebut di perkirakan lahir pada hari jumat tanggal 18 juni 2021 sekitar jam 00.00 hingga 04.00 wita sebelum dibuang di pekarangan warga tersebut,” jelas Kapolsek.

“Terkait penemuan bayi, kami sementara lakukan penyelidikan dan lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi oleh unit reskrim Polsek Tanralili, kami akan terus kejar pelakunya yang tega membuang bayinya,” tegas Iptu Sugiharto.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page