Ciptakan Ekosistem yang Seimbang, Kemkominfo Luncurkan Program Digital Talent Scholarship

bukabaca.id, Makassar – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sukses menggelar kegiatan Talkshow ‘TalenTalks Aga Kareba’, di Hotel Swiss-Bell Losari, Kota Makassar, Jumat (18/6/2021).

Kegiatan Talkshow kali ini mengusung tema ‘Makin Jago Digital Makin Cepat Hilirasiasi Ekonomi Digital’, dengan dipandu langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Kominfo, Latifah Al Ansori.

Pada talkshow tersebut menghadirkan narasumber yakni Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budiarto dan Kepala Kanwil Dirjen Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Parijaya.

Lewat Talkshow TalenTalks Aga Kareba, Kementerian Kominfo mengulas tuntas terkait Program Digital Talent Scholarship (DTS) yang didesain. Ini digalakkan dalam rangka menciptakan ekosistem seimbang guna memaksimalkan peran pemerintah, komunitas/masyarakat, institusi pendidikan tinggi, dunia usaha, dan media (pentahelix) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budiarto menilai terdapat dua sektor yang bisa mengangkat ekonomi Indonesia, khususnya di masa pandemi saat ini yaitu lewat digital UMKM dan Pariwisata yang juga dikemas dalam digital.

“Yang bisa mengangkat ekonomi Indonesia adalah digital terutama digital UMKM. Yang kedua adalah pariwisata, tapi pariwisata pun dikemas dalam digital. Jadi hanya dua sektor ini yang bisa mengangkat ekonomi digital Indonesia,” ujarnya.

Dengan demikian katanya, sudah menjadi tugas Kementerian Kominfo untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki talenta digital.

“Inilah tugas dari Kementerian Kominfo yaitu mempersiapkan kebutuhan SDM talenta digital. Kata talenta adalah skill, jadi bukan hanya sekadar sadar atau memahami tapi bisa menjadi ahli. Makanya jargon kami Jagoan Digital,” tuturnya.

Selain itu, Hary Budiarto mengungkapkan bahwa Program Digital Talent Scholarship atau DTS sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Program ini sesuai arahan Presiden Jokowi bagaimana Indonesia harus masuk ke transformasi digital.  Ada lima arahan yang harus dilaksanakan untuk hilirisasi ekonomi digital di Indonesia dan Kementerian Kominfo menyiapkan program akselerasi,” ungkapnya.

Bahkan menurut Hary Budiarto, mulai Juni sampai Desember 2021, Kementerian Kominfo menargetkan bisa melatih komunitas digital, masyarakat profesional dan petugas pelayanan publik pemerintah dalam akselerasi untuk mendukung hilirisasi ekonomi digital.

“Target kita di setiap kota bisa melatih 6.500 ibu rumah tangga, pegiat Karang Taruna dan masyarakat umum. Kemudian 3.000 orang alumni perguruan tinggi dan profesional untuk up dan re-skilling. Dan 500 pimpinan ASN beserta perangkat pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, dalam paparannya Kepala Kanwil Dirjen Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Parijaya mengungkapkan bahwa apa yang menjadi program Kementeria Kominfo untuk digital UMKM juga seirama dengan program pihaknya.

“Apa yang menjadi program Kementerian Kominfo untuk digital UMKM juga seirama dengan program kami, karena pada saat ada pengiriman produk ke luar negeri dari UKM di situlah peran dari Bea Cukai. Selama pandemi ini, kami juga sudah mengembangkan aplikasi digital untuk memudahkan ekspor impor bagi masyarakat, jadi hal itu bisa dilakukan dari rumah,” jelas Parijaya.

“Kami di internal bea cukai juga sudah mengimplementasikan era digital ini lewat aplikasi, sehingga untuk melakukan importasi tidak harus datang ke kantor bea cukai, namun bisa dilakukan dari rumah,” imbuhnya menjelaskan.

Lebih lanjut Parijaya, secara internal Bea Cukai, untuk pengukuruan kinerja pegawai dan sistem persuratan juga sudah menggunakan digital signature.

“Adapun secara eksternal, hampir semua layanan Bea Cukai, khususnya pelayanan ekspor impor sudah berbasis internet platform CEISA. Sinkronisasi perizinan ekspor impor juga menggunakan platform INSW untuk mengidentifikasi dokumen perizinan palsu,” tambahnya.

Selain para narasumber, kegiatan tersebut juga turut hadir Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kementerian Kominfo, Hedi M. Idris,  Plt. Kepala Balai Besar Pengembangan SDMP Kementerian Kominfo Sulawesi Selatan, Junaedi; Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Denny Hidayat; dan peserta pelatihan VSGA, DEA dari Makassar, Medan, dan Banjarmasin.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page