Bersama Waketu Asosiasi LPM Makassar, Ketua Komisi F-Nasdem Kunjungi UKM Gerobak Bunda
bukabaca.id, Makassar – Ketua Komisi A DPRD Supratman (F-Nasdem) bersama Andi Pasamangi Wawo yang diketahui merupakan Wakil Ketua Asosiasi LPM Kota Makassar sekaligus Ketua FKLPM Kecamatan Manggala berkunjung ke lokasi Kelompok Usaha Kecil Mikro (UKM), Minggu (20/6/2021).
Adapun lokasi kelompok UKM yang dikunjungi adalah Gerobak Bunda, yang berada di lorong RT 07, RW 05, kelurahan Manggala, Kota Makassar.
Sebanyak 10 UKM yang telah sepakat buat kelompok tersebut, lalu diprakarsai Wahida Usman. Saat berlangsungnya kunjungan, Wahida Usman menuturkan bahwa mayoritas pemilik UKM tergolong ibu-ibu lansia alias lanjut usia yang sudah pensiun kerja, tetapi memiliki hobby memasak.
Lebih lanjut katanya, UKM yg bergabung di dalamnya, yakni Bakso dan Crispy Jamur (UKM Nurazaeril Food), Es Teler (UKM Masengereng), Roti Maryam (UKMKurnia food), Sambal (UKM ibu Lina) Kacang Disco Langkoseng (UKM Cemilan Mubarak).
Selain itu juga ada Pisang Stick 333 (UKM Pisang stick 333), Nasi uduk dan Empek empek (UKM Mama Faras), Pisang ijo (UKM Bunda Aspi), Nasi kuning Bumbu jadi (UKM Dapur Sulawesi) dan Kerupuk (UKM Mas).
“Kami baru mencoba menjual secara kelompok. Alhamdulillah laris manis bahkan terkesan kewalahan”, tutur ibu Wahida Usman yg juga Ketua RT di Kompleks Perumahan Manggala Permai.
Selain itu ia juga mengatakan bahwa, saat ini pihaknya baru promosi dalam rangka Bazaar, lewat WA internal RW saja.
“Ternyata Pak Dewan dan Pak LPM sama ibu, datang juga. Terimakasih kunjungan mendadaknya pak,” katanya sembari mengucapkan terima kasih.
Supratman dan Andi Pasamangi Wawo pun turut serta untuk mencicipi kuliner yg disajikan Kelompok UKM Gerobak Bunda. Keduanya pun merasa terkesan dan berharap agar ke depannya, bisa ada pembinaan dari pihak berwenang khususnya Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan.
Hal tersebut guna kelangsungan usaha kelompok ibu ibu lansia dalam rangka mewujudkan program Wali kota ‘Danny Pomanto’ tentang wisata kuliner lorong di tengah pendemi Covid-19 yang masih melanda.























