Pesangon Tak Dibayarkan, Serikat Pekerja Maros Gelar Aksi Tuntut PT CS2 Pola Sehat

bukabaca.id, Maros – Serikat Pekerja KSPSI Maros menggelar aksi demontrasi guna menuntut perusahaan PT. CS2 Pola Sehat Maros guna membayar pesangon pekerja sesuai dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam hal ini, Sadikin Sahir yang merupakan Jendral lapangan (Jendlap) demontrasi itu mengatakan, bahwa seharusnya pihak perusahaan dalam hal harus patuh dengan anjuran pemerintah tentang keharusan pembayaran pesangon pekerja.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak PT CS2 Pola Sehat Maros belum membayar pesangon pekerja. Adapun jumlah pesangon yang belum dibayarkan yakni sebesar Rp123 juta.

“Pihak pengusaha justru telah mengabaikan anjuran pemerintah, akhirnya kami dari serikat pekerja melakukan aksi guna menuntut pengusaha patuh terhadap kewenagan yang berlaku, yaitu dengan membayarkan pesangon karyawan,” tegas Sadikin Sahir, Jumat (30/7/2021)

Saat aksi berlangsung juga sempat terjadi kericuhan dikarenakan adanya hal Provokatif yang menyebabkan para peserta demontrasi mendapatkan pukulan dan telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian guna ditindaklanjuti.

Sementara itu, Ridwan Ketua DPC KSPSI Maros menambahkan bahwa ia sangat kecewa dan menyayangkan kejadian itu. Pasalnya ia bersama serikat pekerja datang kesana guna meminta hak. Namun justru harus mendapatkan tindakan persuasif oleh seseorang yang memprovokasi.

“Kami kecewa dengan pihak keamanan, kenapa aksi yang begitu damai dicederai dengan lolosnya provokator dan menyebabkan terjadinya insiden pemukulan tersebut, bahkan sampai saat ini pelaku pemukulan belum juga di amankan oleh pihak yang berwajib padahal sudah di laporkan sejak kemarin kasus pemukulannya,” pungkas Ridwan.

Hingga berita ini diturunkan, peserta aksi masih bertahan di PT. CS2 Pola Sehat Maros dengan membangun tenda hingga pihak yang bersangkutan segera melakukan mediasi terhadap para pekerja.Pesangon Tak Dibayarkan, Serikat Pekerja Maros Gelar Aksi Tuntut PT CS2 Pola Sehat bukabaca.id, Maros – Serikat Pekerja KSPSI Maros menggelar aksi demontrasi guna menuntut perusahaan PT. CS2 Pola Sehat Maros guna membayar pesangon pekerja sesuai dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam hal ini, Sadikin Sahir yang merupakan Jendral lapangan (Jendlap) demontrasi itu mengatakan, bahwa seharusnya pihak perusahaan dalam hal harus patuh dengan anjuran pemerintah tentang keharusan pembayaran pesangon pekerja. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak PT CS2 Pola Sehat Maros belum membayar pesangon pekerja. Adapun jumlah pesangon yang belum dibayarkan yakni sebesar Rp123 juta. “Pihak pengusaha justru telah mengabaikan anjuran pemerintah, akhirnya kami dari serikat pekerja melakukan aksi guna menuntut pengusaha patuh terhadap kewenagan yang berlaku, yaitu dengan membayarkan pesangon karyawan,” tegas Sadikin Sahir, Jumat (30/7/2021) Saat aksi berlangsung juga sempat terjadi kericuhan dikarenakan adanya hal Provokatif yang menyebabkan para peserta demontrasi mendapatkan pukulan dan telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian guna ditindaklanjuti. Sementara itu, Ridwan Ketua DPC KSPSI Maros menambahkan bahwa ia sangat kecewa dan menyayangkan kejadian itu. Pasalnya ia bersama serikat pekerja datang kesana guna meminta hak. Namun justru harus mendapatkan tindakan persuasif oleh seseorang yang memprovokasi. “Kami kecewa dengan pihak keamanan, kenapa aksi yang begitu damai dicederai dengan lolosnya provokator dan menyebabkan terjadinya insiden pemukulan tersebut, bahkan sampai saat ini pelaku pemukulan belum juga di amankan oleh pihak yang berwajib padahal sudah di laporkan sejak kemarin kasus pemukulannya,” pungkas Ridwan. Hingga berita ini diturunkan, peserta aksi masih bertahan di PT. CS2 Pola Sehat Maros dengan membangun tenda hingga pihak yang bersangkutan segera melakukan mediasi terhadap para pekerja.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page