Kejayaan Tambak Udang di Selayar Pernah Jadi Rujukan Nasional

BukaBaca.ID, Selayar – Anggota Komisi III DPRD Kepulauan Selayar, Muhammad Irfan, mengungkapkan bahwa Selayar pernah menjadi destinasi studi banding utama bagi pembudidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei Boone 1931) dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari luar Pulau Sulawesi.

“Dulu itu banyak pembudidaya udang dari kabupaten lain yang datang ke Selayar untuk studi banding. Bahkan ada yang dari Kalimantan rela menginap di tambak demi mempelajari cara pemberian pakan udang, campuran pakan, dan pengelolaan PH air pada pagi, siang, sore, hingga tengah malam,” ujar Irfan, Rabu (19/4/2025).

Menurutnya, masa keemasan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei Boone 1931) di Selayar terjadi pada rentang tahun 2015 hingga 2017. Saat itu, sektor perikanan tidak hanya berkembang pesat secara teknis, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Hal ini turut dibenarkan oleh Tenaga Ahli DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. Andi Masyahoro. Ia menyebutkan bahwa budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei Boone 1931) menjadi salah satu sektor yang mampu menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei Boone 1931 )menyerap banyak tenaga kerja dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Masa panennya juga relatif singkat, dalam setahun bisa panen hingga tiga kali,” jelasnya.

Irfan berharap kejayaan pembudidaya udang di Selayar dapat kembali diraih melalui kolaborasi semua pihak, serta dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk kebijakan yang berpihak dan pendampingan teknis yang berkelanjutan.

“Saya berharap Pemda Selayar bisa kembali menggandeng para pembudidaya dan penyuluh perikanan untuk lebih sering memberikan edukasi,” tutupnya.

Sebagai informasi, kegiatan budidaya perikanan di Kabupaten Kepulauan Selayar terdiri atas budidaya laut dan budidaya air payau (tambak) dengan luas mencapai 717 hektar. Lokasi pengembangan perikanan budidaya ini tersebar di lima kecamatan, yaitu Pasimasunggu Timur, Bontoharu, Pasimasunggu, Bontosikuyu, dan Takabonerate.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page