Nelayan Takabonerate Menjerit: Laut Luas, Harapan Menyempit

Ilustrasi (foto/jawapos).

BukaBaca.ID, Kepulauan Selayar – Di tengah luasnya lautan dan kekayaan alam bawah laut, para nelayan Takabonerate justru menghadapi kenyataan pahit.

Kenaikan harga BBM, aturan penangkapan ikan yang kian rumit, serta harga ikan yang terus merosot membuat kehidupan mereka kian terjepit.

“BBM sekarang mahal dan susah dicari. Padahal, itu bukan cuma untuk melaut, tapi juga untuk listrik di desa kami,” keluh kesah nelayan.

Kesulitan ini diperparah oleh ketidakadilan dalam distribusi BBM dan kebijakan perikanan yang dianggap tidak berpihak pada nelayan kecil.

Para nelayan menuntut perhatian serius dari pemerintah. Pantauan bukabaca.id di media sosial facebook, keterangan pada pamplet yang tersebar tersebut, warga meminta adanya keadilan dalam distribusi BBM serta aturan yang lebih manusiawi dan mendukung keberlangsungan hidup nelayan.

“Kami tidak butuh belas kasihan, kami butuh keadilan,” tegasnya.

Tagar seperti #SuaraNelayan, #KeadilanBBM, dan #SelamatkanNelayan menggemuka pada paplet di media sosial sebagai bentuk solidaritas dan seruan perubahan.

Jangan biarkan laut yang luas menjadi saksi bisu dari harapan yang terus menyempit.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page