Agam Rinjani, “Si Pahlawan Gunung”, Mengaku Gembel Tapi Nginap di Hotel Mewah Rp24 Juta Semalam

Agam Rinjani.

JAKARTA – Nama Agam Rinjani, atau Abdul Haris Agam, mendadak mendunia. Sosok porter asal Makassar ini menjadi buah bibir di berbagai negara, terutama Brasil, setelah aksi heroiknya mengevakuasi jenazah pendaki wanita asal Brasil, Juliana Marins, dari jurang sedalam 600 meter di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, viral di media sosial.

Peristiwa tragis itu terjadi pada 21 Juni 2025. Juliana, pendaki berusia 27 tahun, dilaporkan terpeleset dan jatuh ke jurang saat menuruni jalur ekstrem Rinjani. Ketika banyak yang tak sanggup turun karena medan terjal dan membahayakan nyawa, Agam justru tampil tanpa ragu.

Berbekal tali, keahlian, dan nyali besar, ia turun seorang diri untuk mengevakuasi jasad Juliana. Butuh waktu berjam-jam, namun Agam berhasil membawa jenazah ke atas dan menyerahkannya ke tim SAR.

Aksi heroik ini membuat Agam dijuluki “Pahlawan Rinjani” oleh media dan netizen Brasil, yang tak henti mengungkapkan kekaguman mereka atas keberanian seorang porter lokal yang bekerja dalam sunyi namun memiliki jiwa kemanusiaan yang luar biasa.

Namun, kisah Agam tak berhenti di situ. Dalam sebuah episode podcast bersama Denny Sumargo, Agam blak-blakan membagikan kisah masa lalunya yang tak kalah mencengangkan. Ia mengaku pernah meraup banyak uang Rp357 juta dari aktivitas membawa barang pendaki yang kerap menyewa jasanya secara pribadi di Gunung Rinjani.

“Ada masa saya rasakan uang mengalir. Saya sempat tinggal di hotel Mulia di Bali Rp24 juta semalam, dan bahkan sempat sewa Lamborghini,” ujar Agam sambil tertawa, mengenang masa itu.

Sayangnya, gaya hidup hedonis dan tanpa perencanaan membuat uang itu cepat habis. Agam pun kembali ke kehidupan sederhana sebagai porter gunung profesi yang kini kembali mengangkat namanya, bukan karena kekayaan, tapi karena keberanian dan dedikasi.

Kini, publik menyoroti Agam bukan sebagai sosok glamor, melainkan lambang kemanusiaan, keberanian, dan keikhlasan. Banyak yang berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda tentang pentingnya membantu sesama, bahkan dalam kondisi paling berisiko sekalipun.

Pemerintah daerah NTB dikabarkan tengah menyiapkan penghargaan atas aksi Agam, sementara media Brasil mengusulkan agar nama Agam diabadikan dalam jalur pendakian Rinjani sebagai bentuk penghormatan.

Agam Rinjani, si porter sederhana, kini telah menaklukkan bukan hanya tebing curam Rinjani, tetapi juga hati dunia.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page