“Monolog” Nurul Karimah Bikin Haru Porseni SMAN 3 Selayar, Penonton Meneteskan Air Mata
BUKABACA.co.id, SELAYAR – Suasana Porseni di SMA Negeri 3 Kepulauan Selayar berubah haru ketika seorang siswi kelas X.1, Nurul Karimah, tampil membawakan monolog yang begitu menyentuh hingga membuat penonton terisak. Acara yang digelar di salah satu ruang kelas SMAN 3 Selayar, Kecamatan Bontosikuyu, itu menjadi saksi bagaimana potongan kisah hidup seorang remaja mampu mengguncang kesedihan banyak orang.
Dari informasi yang diterima tim redaksi BUKABACA.co.id, Nurul yang berasal dari Dusun Lopi-lopi, Desa Harapan, Selayar, membawakan sebuah sandiwara yang disebut-sebut terinspirasi dari pengalaman nyata yang pernah ia alami. Sumber internal sekolah menyebut, monolog tersebut berisi curahan hati tentang perjuangan seorang anak yang tumbuh dalam keterbatasan, tetapi terus belajar berdiri meskipun sering kali jatuh.
Dengan suara bergetar namun tegas, Nurul menggambarkan tokoh yang merindukan perhatian, berjuang melawan sepi, dan mencoba kuat meski sering menyimpan luka sendirian.
Beberapa siswa dan guru yang menonton mengaku tak mampu menahan air mata. “Dia membawakan cerita itu kelihatan alami. Rasanya langsung menusuk hati,” ungkap salah satu penonton, sekaligus guru Nurul.
Penampilan Nurul bukan hanya memukau, tetapi juga menggugah. Ia membuktikan bahwa seni tidak sekadar hiburan, tetapi juga cermin perasaan dan luka yang kadang tak pernah terucap.
Porseni tahun 2025 di SMA Negeri 3 Selayar ini pun menjadi panggung yang memperlihatkan kekuatan seorang anak muda dalam menyampaikan pesan tentang ketegaran dan keberanian untuk tidak menyerah pada hidup.
























