Teror Drone Boat di Laut Hitam Mengancam Awak Kapal asal Indonesia

Drone Boat (Ilustrasi/istockphoto).

BUKABACA.co.id, MAKASSAR – Perjalanan laut yang seharusnya rutin berubah menjadi mimpi buruk bagi para awak kapal yang berlayar menuju Rusia. Aza Simzaah, salah satu awak kapal yang bekerja di luar negeri, mengungkapkan pengalaman mengerikan yang mereka alami saat melintasi perairan Laut Hitam (Black Sea) pada 28 November 2025 lalu.

Menurut Aza, kapal yang mereka tumpangi mendadak menghadapi situasi mencekam ketika sejumlah bom boat atau drone boat dikirim ke arah jalur pelayaran. Ledakan dan ancaman di sekitar kapal menciptakan suasana layaknya “neraka di tengah laut”, membuat seluruh awak kapal hanya bisa pasrah dan berharap satu hal: selamat dan kembali menginjak daratan dengan napas yang masih tersisa.

“Harapan kami saat itu hanya satu, bisa selamat. Situasinya sangat mengerikan dan di luar bayangan,” ungkap Aza menggambarkan detik-detik menegangkan yang mereka alami di tengah laut.

Dalam kondisi penuh kepanikan, pertolongan datang dari Coast Guard Turki yang dengan sigap melakukan evakuasi. Berkat respons cepat tersebut, seluruh awak kapal yang berjumlah 25 orang berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa.

Aza menyebut keselamatan mereka sebagai bentuk pertolongan Tuhan. “Alhamdulillah, 25 kru semuanya selamat atas pertolongan Allah, melalui bantuan Coast Guard Turki,” ujarnya penuh syukur.

Peristiwa ini menjadi pengingat nyata akan tingginya risiko yang dihadapi para pelaut yang bekerja di jalur pelayaran internasional, khususnya di wilayah rawan konflik. Meski maut sempat mengintai, keberanian awak kapal dan respons cepat pihak penyelamat menjadi kunci keselamatan seluruh kru dalam insiden mencekam tersebut.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page