Dandim Selayar: Pers Penopang Wawasan Kebangsaan di Wilayah Teritorial

Komandan Kodim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto (kanan).

BUKABACA.co.id, SELAYAR – Komandan Kodim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto menempatkan pers sebagai salah satu aktor kunci dalam menjaga dan memperkuat wawasan kebangsaan di tingkat akar rumput. Bagi Yudo, tugas teritorial TNI tidak berdiri sendiri. Ada peran media yang bekerja senyap namun menentukan, membentuk kesadaran publik.

Pernyataan itu disampaikan Yudo bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN), 9 Februari 2026. Dalam keterangannya kepada awak media, ia menilai kerja-kerja TNI di wilayah tidak akan efektif tanpa dukungan media yang independen dan berimbang.

Di Kabupaten Kepulauan Selayar, kata Yudo, media telah menjadi mitra strategis dalam menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan, menjaga kohesi sosial, sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap isu-isu strategis nasional.

“Pers membantu TNI menjangkau masyarakat secara luas, terutama dalam menyampaikan wawasan kebangsaan dan menanamkan semangat bela negara,” ujar Yudo saat dikonfirmasi di sela perjalanan dinasnya di Jakarta, Sabtu, 9 Februari 2026.

Yudo menegaskan, peran pers tidak berhenti pada fungsi informatif semata. Media, menurut dia, adalah salah satu pilar demokrasi yang menyediakan ruang dialektika, mempertemukan beragam perspektif, sekaligus mengawasi kekuasaan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga independensi dan keberimbangan pemberitaan. Tanpa dua prinsip itu, informasi berpotensi kehilangan nilai edukatifnya dan justru menyesatkan publik.

“Pers yang berpihak pada kepentingan publik akan memperkuat kualitas demokrasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” kata dia.

Yudo juga menyoroti tanggung jawab moral media dalam mengangkat suara kelompok-kelompok yang selama ini berada di pinggiran perhatian.

Keberagaman sudut pandang, menurutnya, bukan ancaman, melainkan fondasi demokrasi yang sehat.

“Keberagaman perspektif dalam pemberitaan justru memperkaya demokrasi,” ujarnya.

Pada momentum HPN 2026, Yudo menyampaikan apresiasi kepada insan pers, khususnya di Kepulauan Selayar, yang selama ini dinilainya konsisten menyajikan pemberitaan edukatif dan konstruktif, serta turut menjaga kondusivitas wilayah.

Ia berharap pers Indonesia terus memperkuat profesionalisme dan integritas di tengah tantangan disrupsi informasi.

“Pers yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kritis dan negara yang kokoh,” Yudo memungkasi. (rsm/fdy)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page