Pegadaian Dorong Transformasi Keuangan Berbasis AI dan Emas Digital

Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku tengah mengubah pola layanan dari sekadar penyedia solusi keuangan menjadi mitra pengelolaan aset masyarakat. Melalui integrasi aplikasi Tring!, ATM Emas, dan teknologi AI, Pegadaian berupaya menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, personal dan aman. (foto/ist)

BUKABACA.co.id, MAKASSAR – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulselbarra Maluku memperkuat transformasi layanan keuangan dengan mengadopsi pendekatan Marketing 7.0 yang memadukan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan humanis.

Transformasi tersebut diarahkan untuk mengubah posisi Pegadaian dari sekadar lembaga yang menjadi pilihan masyarakat ketika membutuhkan dana, menjadi mitra dalam mengelola aset, merencanakan keuangan, serta memanfaatkan peluang investasi.

Regional CEO PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku, Pratikno, mengatakan perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Transformasi utama kami adalah bergeser dari sekadar Gold Access menjadi Gold Experience. Kami tidak hanya menjual produk emas atau memberikan pinjaman, melainkan menciptakan pengalaman menyeluruh bagi nasabah dalam mengamankan dan mengembangkan aset mereka secara mudah, aman, dan relevan,” ujar Pratikno, Minggu (16/8/2026).

Salah satu penguatan layanan dilakukan melalui aplikasi digital Tring!. Platform tersebut memungkinkan masyarakat di wilayah Sulawesi hingga Maluku mengakses berbagai layanan Pegadaian tanpa harus selalu datang ke kantor cabang.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal Rp10.000. Selain tabungan emas, Tring! juga menyediakan layanan cicil emas, pembiayaan, transaksi jual beli emas hingga gadai.

Pegadaian juga mengembangkan inovasi ATM Emas untuk menjembatani kepemilikan emas digital dengan aset fisik. Melalui fasilitas tersebut, saldo emas digital yang dimiliki nasabah di aplikasi Tring! dapat dicetak menjadi emas batangan secara langsung.

Untuk tahap uji coba di Makassar, ATM Emas saat ini tersedia di Cabang Malimongan Baru. Proses pencetakan emas disebut dapat dilakukan dalam waktu sekitar satu hingga tiga menit.

“Inilah yang kami sebut sebagai Seamless Gold Experience. Aksesnya cepat di layar ponsel, namun wujud fisik asetnya tetap nyata dan aman berada di genggaman nasabah sebagai Financial Safety Net atau jaring pengaman finansial keluarga,” jelas Pratikno.

Transformasi Pegadaian tidak hanya mengandalkan pengembangan kanal digital. Perusahaan juga memanfaatkan teknologi AI internal yang terintegrasi dengan sistem Customer Relationship Management (CRM) dan analitik data.

Teknologi tersebut digunakan untuk mengolah data perilaku, preferensi, serta kebutuhan nasabah. Hasil analisis kemudian dimanfaatkan untuk membangun segmentasi yang lebih presisi sehingga penawaran produk dan layanan dapat disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing nasabah.

“Teknologi AI membantu kami memahami nasabah secara lebih mendalam. Kami ingin memastikan bahwa setiap solusi keuangan yang kami tawarkan benar-benar memberikan nilai tambah bagi rencana masa depan keluarga Indonesia,” kata Pratikno.

Menurutnya, integrasi teknologi digital dan pendekatan berbasis data menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman layanan yang lebih personal. Pegadaian ingin memastikan kemudahan teknologi tetap diimbangi dengan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sinergi antara aplikasi Tring!, ATM Emas dan teknologi AI tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, tetapi juga mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesadaran dalam mengelola aset.

Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku optimistis transformasi layanan berbasis teknologi tersebut dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah Sulawesi dan Maluku.

Di saat yang sama, masyarakat diharapkan semakin mudah mengelola aset dan merencanakan keuangan secara aman, praktis, serta berkelanjutan.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page