Ada Pesan Damai dari Makassar untuk Washington
BUKABACA.co.id, MAKASSAR — Di tengah riuh geopolitik yang kian memanas di Timur Tengah, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan perwakilan diplomatik Amerika Serikat di Rumah Jabatan Gubernur, Sulawesi Selatan di Makassar. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat, namun sarat pesan politik yang tegas.
Hadir dalam pertemuan tersebut Pejabat Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat, Peter M. Haymond, bersama Konsul Jenderal Christopher Green dan rombongan.
Di hadapan para diplomat itu, Andi Sudirman menyampaikan pandangan yang mencerminkan kegelisahan atas eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
“Kami menyampaikan pesan damai, kontra terhadap kebijakan invasi di Timur Tengah yang telah berdampak tidak hanya secara regional di kawasan Teluk, tetapi juga secara global,” kata Andi Sudirman, Jumat (27/3/2026).
Ia menilai, konflik yang terus meluas hanya akan memperpanjang daftar korban tanpa memberi jalan keluar yang substansial. Dalam percakapan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya pendekatan damai sebagai satu-satunya jalan untuk meredakan ketegangan.
Menurut Andi, perwakilan Amerika Serikat menyimak dengan saksama pandangan yang disampaikan. Mereka, kata dia, memahami dampak konflik hingga ke negara-negara seperti Indonesia dan berjanji akan meneruskan pesan tersebut ke Washington DC.
Percakapan itu, meski berlangsung di ruang resmi pemerintahan daerah, mencerminkan resonansi isu global hingga ke tingkat lokal. Andi kembali menegaskan bahwa eskalasi kebijakan militer tidak akan menyelesaikan persoalan, melainkan justru memperburuk keadaan.
“Semua pihak harus menahan diri dan mengedepankan kebijakan damai demi pemulihan ekonomi global yang lebih baik,” ujarnya.
Di tengah ketidakpastian global, seruan dari Makassar itu menjadi pengingat bahwa suara daerah pun dapat mengambil peran dalam percakapan dunia.
























