Dewan Soroti Kinerja Direktur PDAM Selayar, Asnawi Memilih Mundur
SELAYAR – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kepulauan Selayar, Asnawi, kembali diundang untuk mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (28/3/2025).
Dalam rapat yang dihadiri oleh Kabag Ekonimi, para anggota Komisi I DPRD Selayar serta Sekda Selayar, Asnawi mengakui adanya berbagai kekurangan dalam kinerja tim dan kepemimpinannya.
Permasalahan ini bermula dari adanya surat somasi yang diajukan oleh 35 staf PDAM terhadap kepemimpinan direktur saat ini. Dalam surat tersebut, para staf menyampaikan berbagai keluhan terkait kebijakan internal serta tata kelola perusahaan yang dianggap bermasalah.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Selayar, Andi Arpin, kemudian melakukan kajian bersama anggota Komisi I DPRD Selayar, agar Pemerintah Daerah Selayar segera melakukan evaluasi terhadap kinerja direktur PDAM beserta seluruh stafnya.
“Kami berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pengelolaan PDAM berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Sekda Mesdiyono menyampaikan bahwa seharusnya PDAM di bawah kepemimpinan Asnawi sudah mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Saya sebenarnya kecewa, Pemda sudah pernah memberikan bantuan dana untuk membenahi PDAM, tetapi hasilnya mengecewakan karena tidak ada perubahan,” ucapnya.
Yusril Mahendra, anggota Komisi I DPRD Selayar, juga mengingatkan bahwa PDAM adalah perusahaan air bersih yang tidak memiliki pesaing sehingga seharusnya bisa menghasilkan keuntungan bagi daerah.
“Jangan terus-menerus bergantung pada bantuan dana, Pak Dirut. Karena PDAM tidak menunjukkan perbaikan layanan, selama ini permintaan anggaran tidak disetujui dewan dengan alasan tersebut,” ungkapnya.
Desakan dari berbagai pihak semakin menguat agar evaluasi segera dilakukan demi kepentingan masyarakat luas.
Hingga saat ini, situasi di PDAM Kepulauan Selayar masih dinamis. Keputusan akhir mengenai jabatan Direktur Asnawi akan segera berakhir, mengingat ia akan mengajukan surat pengunduran diri yang akan berlaku mulai besok, Sabtu. (fdy)
























