Di Hadapan Kades se-Kabupaten Selayar, Wabup Sebut APDESI Wadah Orang-Orang Hebat
BUKABACA.ID, SELAYAR – Musyawarah Cabang (Muscab) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kepulauan Selayar sukses digelar dengan penuh khidmat dan semangat persatuan, Senin (30/6/2025). Kegiatan yang dihadiri oleh 64 Kepala Desa se-Kabupaten Kepulauan Selayar ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati H. Muhtar, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Kadis PMD, Koordinator Profesional Desa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Plt Ketua APDESI Selayar, Patri Edi yang juga kepala Desa Bonea Timur, dalam laporannya mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Muscab. Ia menyebut kegiatan ini merupakan manifestasi rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan, sekaligus bentuk dedikasi para kepala desa meski harus mengorbankan waktu, tenaga, dan materi.
“Saya apresiasi semua kepala desa yang telah berkontribusi. Meski lelah, teman-teman tetap bekerja maksimal demi terlaksananya Muscab ini,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa APDESI merupakan wadah untuk bertukar pikiran dan menyuarakan keluh kesah serta solusi dari berbagai permasalahan desa.
“Hari ini adalah momentum terbaik untuk menentukan arah APDESI lima tahun ke depan. Semoga ketua terpilih bisa membawa APDESI semakin jaya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua APDESI Sulsel, Rahayu, turut memberikan apresiasi khusus kepada Plt Ketua APDESI Selayar yang dinilainya sebagai yang pertama kali melaksanakan Muscab selama masa jabatannya.
“APDESI harus menjadi rumah bersama yang kokoh, tempat bernaung dan mencari solusi. Kalau visi misi bupati dan wakilnya tak tercapai, maka yang dianggap gagal adalah kita semua, termasuk APDESI,” ujarnya mengingatkan.
Ia juga menyoroti pentingnya kesetiaan dan rasa terima kasih dalam menjalankan roda organisasi. “Jika ada yang keliru, cukup dicubit, tapi jangan sampai berdarah,” pesannya sembari mengajak seluruh anggota untuk tetap solid dan loyal dalam berorganisasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Selayar, H. Muhtar menyampaikan pesan inspiratif. Ia mengibaratkan APDESI sebagai kisah spiritual Nabi Muhammad SAW yang mendapatkan wahyu dari malaikat yang tak mampu menghitung jumlah titik hujan, sebagai simbol keberkahan yang tak terhingga.
“APDESI adalah tempat berkumpulnya orang-orang hebat. Kepala desa itu bekerja 24 jam untuk melayani rakyatnya. Saya apresiasi tinggi kepada seluruh anggota APDESI yang telah mewakafkan dirinya demi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wabup.
Ia juga berharap ke depan, APDESI bisa menjadi organisasi yang kompak, berintegritas, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa.
Muscab APDESI Selayar 2025 ini diharapkan menjadi tonggak awal penyatuan semangat dan komitmen seluruh kepala desa untuk membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan bermartabat.
























