DPD APDESI Sulsel Gelar Rapat Kerja Bertajuk ‘Sinergi Membangun Indonesia dari Desa’

bukabaca.id,Maros – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Sulawesi Selatan gelar Rapat Kerja (Raker) bertajuk Sinergi Membangun Indonesia dari Desa berlangsung tertib dengan mematuhi protokol kesehatan, di Hotel Grand Town, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, Minggu (15/11/2020).

Pada saat momentum Raker, DPD APDESI sangat mengapresiasi Universitas Fajar (Unifa) Makassar karena ikut andil sebagai mitra desa terbaik atas kerjasama membangun desa di Sulsel.

APDESI Sulsel Award diterima langsung oleh Deputi Rektor I (DR I) Unifa, Nur Khaerat Nur yang juga diamanahkan sebagai pembicara. Dalam materi yang dibawakan, dirinya memaparkan peran universitas sebagai salah satu instansi pendidikan yang menjadi sentra cipta masyarakat intelektual.

Penghargaan tersebut diraih Unifa atas partisipasi pembangunan, melalui program pengabdian masyarakat.

“Salah satunya program KKNEntrepreneur yang dipimpin oleh lembaga unit KKNEntrepreneur Unifa Muhammad Yusuf Ali,” pungkas Nur Khaerat Nur.

Sambutan hangat juga disampaikan dari para ketua APDESI se-Sulsel. Mereka berharap agar Unifa terus menjalankan program kemitraan dengan desa dan mengharapkan kunjungan melihat potensi desa dalam melahirkan program unggulan.

Kembali disampaikan oleh Nur Khaerat Nur bahwa selama ini Unifa telah banyak terjun ke berbagai desa yang ada di sulawesi Selatan dan selalu sukses dalam menjalankan program pengabdian masyarakat khususnya program KKNEntrepreneur,

“Dengan membuat program digitalisasi desa, seperti website, profile desa baik cetak maupun online, dalam bentuk video serta mendesain potensi wisata dan potensi pertanian serta perkebunan yang diolah menjadi makanan dan minuman sehat serta produk obat jenis herbal,” jelasnya Nur Khaerat.

Inovasi yang diterapkan oleh Unifa mulai dari teknis manajemen sumber daya manusia, sehingga mampu mengkreasikan karya.

“Program yang dikemas dengan menarik sehingga menjadi layak untuk menambah income pendapatan masyarakat desa, serta melakukan kemitraan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan orientasi berkelanjutan,” sambungnya.

Selain itu, menurut Khaerat sapaan akrabnya, terkait pembangunan itu sudah menjadi tanggungjawab bersama.

“Relevansi pembangunan dari desa dengan kampus sebagai salah satu medium efektif, masyarakat desa mendorong anak-anaknya untuk keluar menempuh pendidikan, termasuk di Unifa sebagai salah satu kampus yang dikenal kampus Entrepreneur,” tutur Doktor yang aktif menulis dan telah menerbitkan beberapa karya buku referensi bidang teknik sipil.

Diketahui bahwa Nur Khaerat menempati kedudukan strategi di Unifa. Yakni dikenal bermasyarakat dengan mahasiswanya.

“Hubungan dengan mahasiswa perlu dibangun dan di rawat, karena mereka semua calon pemimpin, salah satunya pemimpin di desanya. Sehingga perlu dibina untuk bisa menjadi lulusan yang kompeten,” urainya.

Deupti Rektor Unifa ini juga berharap agar seluruh Mahasiswa Unifa bisa secara mandiri terjun langsung ke masyarakat, melalui magang dan kerja lapangan. Beberapa program yang telah diterapkan jauh sebelumnya, kini juga sejalan dengan merdeka belajar dan kampus merdeka.

Nur Khaerat pun berharap sinergi Unifa dengan pembangunan desa terus memberikan kontribusi terbaiknya, Baik pembangunan SDM dan Infrastruktur khususnya di pedesaan.

Diketahui kegiatan tersebut dihadiri oleh Muhammad Aras Anggota DPR Komisi 5, Kapolda Sulsel yang diwakili Kepala Binmas Polda Sulsel, Tim Satgas Kejaksaan Tinggi Sulsel, Kadis PMD Sulsel, Kadis PMD Maros.(Armn)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page