Fenomena Sinkhole di Situjuah, Lubang Misterius yang Ternyata Bukan Hal Baru
BUKABACAco.id, SUMATERA – Fenomena tanah tiba-tiba berlubang atau sinkhole yang viral di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mengundang perhatian luas masyarakat. Lubang besar yang muncul secara mendadak di lahan pertanian itu menimbulkan kekhawatiran, sekaligus memicu berbagai spekulasi di tengah publik.
Ahli Geologi serta Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan fenomena alam yang kerap terjadi di wilayah batuan kapur. Nagari Situjuah sendiri diketahui berada di kawasan karst atau batu kapur, meskipun secara kasat mata tidak terlihat jelas karena tertutup material hasil erupsi Gunung Sago di masa lampau.
“Wilayah ini tergolong subur dan banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai lahan pertanian. Namun di bawahnya terdapat batuan kapur yang bersifat mudah larut jika terus-menerus terpapar air hujan,” jelas Ade, ahli geologi dikutip bukabaca.co.id dari CNN Indonesia, Sabtu (10/1/2026).
Proses pelarutan batu kapur oleh air hujan secara perlahan memicu terbentuknya retakan di bawah permukaan tanah. Seiring waktu, retakan tersebut membesar hingga akhirnya menciptakan rongga besar. Ketika lapisan tanah di atasnya tak lagi mampu menahan beban, amblesan pun terjadi dan membentuk lubang besar yang dikenal sebagai sinkhole.
Fenomena serupa, kata Ade, bukan hanya terjadi di Situjuah. Kasus sinkhole juga pernah ditemukan di kawasan Kamang, Kabupaten Agam, yang memiliki karakteristik geologi serupa sebagai daerah batuan kapur. Biasanya, di lokasi-lokasi tersebut terdapat aliran sungai bawah tanah yang tidak terlihat dari permukaan.
Kondisi ini menjadi sangat berbahaya apabila terjadi di area permukiman atau dekat rumah warga. Ade menduga, lubang besar yang muncul di Situjuah Batua kemungkinan dipicu oleh adanya penyumbatan aliran bawah tanah, sehingga tekanan meningkat dan menyebabkan tanah ambruk secara tiba-tiba.
Untuk mencegah risiko kecelakaan, ia menyarankan agar pemerintah daerah bersama masyarakat segera mengambil langkah mitigasi. “Lubang tersebut sebaiknya ditutup atau ditimbun dengan material tanah, pasir, dan batu, lalu dilakukan pengecoran agar lebih aman,” ujarnya.
Menariknya, bagi masyarakat lokal Situjuah, fenomena ini sejatinya bukan hal baru. Warga setempat telah lama mengenalnya dengan istilah “Sawah Luluih”, yang menggambarkan lahan sawah yang tiba-tiba amblas atau hilang ke dalam tanah.
Di tengah penjelasan ilmiah tersebut, fenomena sinkhole ini juga sempat dikaitkan dengan berbagai ramalan yang beredar di media sosial. Salah satunya disampaikan paranormal Hard Gumay dalam sebuah kanal YouTube, yang menyebut akan ada daerah terpencil yang mendadak menjadi sorotan dunia akibat peristiwa tak biasa dan viral.
Namun para ahli menegaskan, di balik kesan misterius yang menyelimuti, fenomena sinkhole di Situjuah merupakan proses alamiah yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Meski demikian, kewaspadaan dan langkah mitigasi tetap menjadi kunci agar kejadian serupa tidak menimbulkan korban di kemudian hari.
























