Gandeng GenPI Maros, STIPAR Adakan Workshop Bahas Pentingnya Kebersihan di Lokasi Wisata

bukabaca.id, Makassar – Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata (STIPAR) Tamalate Makassar berkolaborasi dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Kabupaten Maros mengadakan agenda seminar workshop Program Kegiatan Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM PM) di Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

Dalam seminar itu, para mahasiswa dan pengurus GenPi Maros membahas tentang penyuluhan pengendalian sampah plastik dan pelatihan pengelolaan sampah plastik menjadi produk kreatif.

Saat wawancara khusus, Ketua Genpi Maros Andryawan yang kerap disapa Dionk mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah mahasiswa STIPER Tamalate yang mengambil Kuri Caddi menjadi objek penelitian dan pengabdiannya.

Apalagi katanya, pantai Kuri Caddi juga kini telah terdaftar di 30 Geosite Maros-Pangkep dan memiliki accesment di UNESCO sebagai warisan dunia.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi kami diajak berkolaborasi dan dipercaya untuk membawakan materi, di GenPi butuh anak muda yang kuat riset yang tidak hanya memanfaatkan keindahan saja, tapi dimasukkan dalam sebuah karya lalu diadukan di tingkat nasional,” ucap Dionk.

Sementara itu, Takbir Abadi yang diketahui merupakan Ketua Sapma PP Pemuda Pancasila Kabupaten Maros dan Inisiator GenPi Maros menambahkan, persoalan sampah adalah masalah yang berlarut-larut.

Menurutnya, selain kurangnya kesadaran masyarakat, juga membludaknya sampah industri yang tidak diperkuat oleh regulasi dan aturan dari pemerintah.

“Pemerintah sebenarnya punya kewenangan besar untuk buat aturan, bayangkan saja kita akan makan plastik 10 tahun ke depan kalau kita menganggap remeh hal ini,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengatakan bahwa berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di tahun 2020 saja Indonesia menghasilkan 60,3 Juta ton sampah, dan itu akan bertambah seiring pertumbuhan penduduk dan rakusnya produksi industri yang mengandalkan plastik sekali pakai.

Sementara itu, Dosen Stiper Pariwisata, Zulkarnaen membeberkan bahwa kedepan ia bersama mahasiswa akan kembali melakukan evaluasi dan mengupayakan agar kedepan kegiatan seperti ini akan mampu didominasi, dalam artian lebih mengikat tali silaturahmi dengan cars berkolaborasi dengan komunitas/OKP/lembaga.

Sekadar diketahui, bahwa turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Desa Nisombalia, Irwadhy Penyuluh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maros.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page