Hanya di Lutra, Tukang Ojek Bayaran Termahal Pasang Tarif Hingga Rp1 Juta

bukabaca.id, Luwu Utara – Salah satu wilayah di Indonesia kini diakui sebagai wilayah dengan pemasangan tarif ojek tertinggi yakni ada di kecamatan Seko, kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasalnya para tukang ojek telah memasang tarif ongkos hingga Rp1 juta kepada warga yang ingin menuju ke kecamatan Seko.

Penetapan tarif tinggi dilakukan oleh para tukang ojek karena melihat beratnya medan yang mereka tempuh. Untuk bisa sampai di Kecamatan Seko, mereka harus melewati lumpur sepinggang orang dewasa.

Tak jarang para tukang ojek di sana mengalami kerusakan motor saat mengantar pesanan untuk mengangkut logistik. Bahkan mereka juga kerap terjatuh dari motor lantaran sulitnya menempuh medan berlumpur itu.

Salah seorang warga di Makassar, Novia mengatakan bahwa pihaknya pernah berkunjung ke Seko pada tahun 2019 lalu, dan ia harus mengulurkan biaya ojek hingga Rp850.000.

“Saya pernah mau tes CPNS kan, saya ke Seko dan mahal sekali bayarnya. Ya paham karena susah juga perjalanannya. Kita juga tidak mungkin mau jalan, jadi ya dibayar saja sesuai permintaan tarif,” ungkap Novi kepada bukabaca.id. Sabtu, (30/1/2021).

Terkait akses jalan yang sulit juga diungkapkan oleh Wahyu salah satu Anggota Komunitas Trail 39 Luwu Utara, ia mengatakan bahwa perjalanan menuju Seko memang sangat berat. Bahkan motor trail saja sulit melewati akses jalan tersebut.

“Kami saja harus membawa peralatan bahkan sampai sparepart,” ungkap Wahyu.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sebelum melintasi jalan berlumpur menuju Seko, para anggota komunitas harus mempersiapkan kendaraanya dengan baik. Mulai dari cek mesin sampai segala kebutuhannya.

“Beratnya medan menuju Seko tak hanya beberapa meter, tapi hitungan kilometer. Karena itu tidak heran para tukang ojek memasang tarif hingga Rp1 juta untuk sampai ke tempat tujuan,” tutup Wahyu.(Dev)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page