Istilah Mukbang dan Perkembangannya

Shelvy Silvia (foto/tangkapan layar).

SELAYAR – Istilah mukbang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama di platform video seperti YouTube, TikTok, dan Instagram. Dikutip dari berbagai sumber, Mukbang berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Korea, yaitu “meokda” yang berarti makan, dan “bangsong” yang berarti siaran atau broadcast.

Dengan demikian, mukbang secara sederhana dapat diartikan sebagai siaran makan, di mana seseorang makan dalam porsi besar sambil berinteraksi dengan penonton.

Fenomena mukbang pertama kali muncul di Korea Selatan sekitar tahun 2010 melalui platform streaming AfreecaTV. Konten ini dengan cepat menarik perhatian karena menghadirkan pengalaman makan bersama secara virtual, terutama bagi masyarakat Korea yang banyak tinggal sendiri dan merindukan suasana makan bersama.

Mukbang kemudian menyebar ke seluruh dunia dan berkembang menjadi berbagai genre, mulai dari mukbang ekstrem dengan porsi sangat besar, mukbang makanan pedas, hingga mukbang ASMR yang menonjolkan suara kunyahan makanan.

Di Indonesia, konten mukbang juga semakin diminati dan menjadi peluang bisnis bagi para kreator konten kuliner. Banyak pelaku usaha makanan memanfaatkan popularitas mukbang sebagai media promosi untuk menarik perhatian publik.

Namun, di sisi lain, fenomena ini juga menimbulkan kritik, terutama terkait isu pemborosan makanan, pola makan tidak sehat, dan risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi berlebihan. Karena itu, banyak kreator kini mulai mengedepankan konsep mukbang yang lebih sehat dan edukatif.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana makanan dapat menjadi media yang menyatukan banyak orang meski berada di ruang yang berbeda. Pemilik akun youtube @Shelvy Silvia misalkan. Ia aktif menyajikan konten Mukbang makanan pedis yang membuat lidah penontonnya gemetaran.

Baca Lainnya

Wajah Ganda Teori Politik

Redaksi BUKABACA.co.id
0
Wajah Ganda Teori Politik
Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page