Kadiskes Sulsel Lantik 43 Mahasiswa Lulusan Diploma III UPTD Akper Anging Mammiri Angkatan XVIII

Gambar: Kadiskes Sulsel Lantik 43 Mahasiswa Lulusan Diploma III UPTD Akper Anging Mammiri Angkatan XVIII, Selasa (17/11/2020).

bukabaca.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Ichsan telah melantik sebanyak 43 Mahasiswa lulusan Diploma III UPTD Akper Anging Mammiri Angkatan XVIII Tahun Akademik 2019/2020 di Hotel Claro Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (17/11/2020).

Dalam Kegiatan pelantikan tersebut, turut hadir Direktur UPTD Eks Akper Anging Mammiri, Awal Wahid, yang juga merupakan Kepala Unit Pelatihan Kesehatan Sulsel.

Awal Wahid dalam sambutannya berharap kepada para mahasiswa lulusan Diploma III UPTD untuk bisa menerapkan ilmu dan tanggung jawabnya selama menuntut ilmu di Akper Anging Mammiri.

“Saya berharap kepada para mahasiswa agar bisa menerapkan ilmu dan tanggung jawabnya selama menuntut ilmu di Akper Anging Mammiri. Sekalipun Institusi keoembagaan Akper Anging Mammiri dihilangkan, Tetapi Para alumni tidak perlu kwatir tentang legalitas Ijazahnya, Secara administrasi tetap menjadi tanggung jawab kami,” ungkap Awal Wahid, di hadapan para mahasiswa.

Kegiatan pengukuhan wisudawan angkatan terakhir Akper Anging Mammiri tersebut sangat dipenuhi rasa haru, baik dari para wisudawan, para dosen serta juga dari para anggota senat UPTD Anging Mammiri.

Sementara, Kadis Kesehatan Sulsel, dr.H. Ichsan Mustari, mengatakan terkait kekhawatiran para wisudawan setelah lulus terkait legalitas ijazah menjadi tanggung jawab institusi UPTD Pelatihan Kesehatan Sulsel.

“Jadi legalitas ijazah tetap tanggung jawab kami, ijazah mereka tetap legal. Bukan berarti lembaganya tidak ada kemudian legalitas ijazah juga tidak ada, tetap legal,” kata dr. Ichsan Mustari.

Dalam pengukuhan tersebut, wisudawan terbaik asal Kabupaten Pinrang, Sulfatma dengan IPK 3,86, berharap sebagai angkatan terakhir semoga mereka bisa terserap dan terarah dengan legalitas ijazah.

“Kami berharap kedepannya, ijazah kami ini bisa diterima. Kami juga sangat berharap masih ada angkatan selanjutnya,” ujar Sulfatma.

Seperti diketahui, Kampus keperawatan diploma tiga tersebut merupakan kampus yang sangat diminati di Sulawesi Selatan. Kampus Akademi Keperawatan (Akper) Anging Mammiri yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, mulai tahun 2018 tidak lagi menerima mahasiswa baru (maba).

Keputusan tersebut setelah Kemenristekdikti akan mengambil alih kampus Akper Anging Mammiri. Kemenristekdikti mengambil alih Akper Anging Mammiri berdasarkan aturan undang-undang pemerintah daerah, yang menyebutkan Pemprov Sulsel tidak berwenang lagi menangani perguruan tinggi. (Rusman)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page