Kisah Ayat Arifandy Adrie si Bintang Baru Kabupaten Maros

bukabaca.id, Maros – Menjadi seorang bintang di sebuah daerah, bukanlah hal yang mudah. Bukan hanya persoalan peraihan, melainkan tanggung jawab yang harus dipegang teguh, serta Memiliki intelektual dan percaya diri yang tinggi. Itulah yang dikatakan  Ayat Arifandy Adrie, si Bintang baru di kabupaten Maros.

Kepada redaksi, ia menceritakan bahwa dirinya telah mengikuti kontestasi Pemilihan Duta Kebudayaan dan Pariwisata dan berposes sebagai finalis selama enam bulan, sebelum memasuki tahapan malam Grand Final yang baru-baru ini digelar di Atrium Grand Mal Maros.

Ayat sapaan akrabnya terpilih sebagai pemenang dan mendapatkan predikat Daeng Maros Tahun 2021. Dengan konsisten dan rasa percaya diri yang besar.

Ke depan ia akan berkontribusi terhadap pariwisata Kabupaten Maros dengan memanfaatkan media sosial sebagai wadah perkenalan objek wisata.

Kisah Hingga Menuai Predikat Daeng Maros

Ayat pun menceritakan bahwa dirinya harus mengatur waktu sedemikian rupa, agar jadwal latihannya saat menjadi finalis tak bertabrakan dengan jadwal lainnya, termasuk kuliah.

Saat ini ia tengah menjalani pendidikan di Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Makassar. Selain itu juga mengatakan, dirinya sempat merasa bingung dengan deadline yang harus ia kerjakan secara bersamaan.

“Sejak pertama kali daftar pemilihan dara dan daeng Maros 2021 itu di bulan Februari, jadi kurang lebih 6 bulan prosesnya. Saya kan masih mahasiswa di Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Makassar, jadi betul-betul harus bisa mengatur waktu,” kata Ayat.

Tak hanya itu, ia juga menceritakan pengalaman semasa menjadi finalis, seperti  mengikuti berbagai tes wawancara dan tertulis. Selain itu ia juga pernah mengikuti studi banding di Kampus Poltekpar Negeri Makassar, mengikuti parade baju daur ulang, menampilkan bakatnya di malam kesenian Apresiasi Seni dan Bakat, serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya yang ia ikuti selama menjadi Finalis. Adapun bakat Daeng asal kecamatan Turikale tersebut yakni bernyanyi solo.

“Alhamdulillah banyak sekali pengalaman baru yang saya dapat waktu finalis, kami diberi banyak sekali pemahaman terkait Pariwisata dan Kebudayaan. Juga dipertemukan dengan orang-orang hebat yang memiliki pengaruh besar tidak hanya di kabupaten Maros tapi juga di tingkatan provinsi bahkan nasional,” jelas Ayat.

“Saat malam Bakat yang saya bawakan adalah lagu Tanah Ogi Wanuakku itu saya maksudkan untuk kedua orang tua saya, terkhusus untuk almarhum bapak yang baru-baru ini telah berpeluang,” lanjutnya.

Ayat juga mengaku bahwa dirinya selalu mengikuti segala macam rangkaian kegiatan pemilihan dengan sungguh-sungguh.

“Saya selalu percaya bahwa tidak ada usaha yang akan mengkhianati hasil, maka dari itu saya selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tahapan-tahapan pemilihan Dara dan Daeng Maros. Tak lupa juga untuk meminta restu dan doa ibu, karena sesungguhnya bukan saya yang hebat, tetapi doa ibuku yang kuat,” bebernya.

Menurutnya, motivasi yang membuat dia gigih untuk mengikuti pemilihan Dara Daeng ini karena didasari oleh hobinya yakni short-trip.

“Motivasi saya mengikuti ajang pemilihan Dara dan Daeng Maros 2021 adalah berawal dari hobby yang saya senangi yaitu short-trip atau mengunjungi suatu wisata diwaktu luang untuk refreshing. Hingga saya tersadar kemudian merasa bangga menikmati pesona keindahan alam, karst, telaga, bukit, air terjun, dan masih banyak lagi dan itu semua adalah keindahan dari kabupaten maros, tempat saya dibesarkan,” ucapnya.

Visi Misi Setelah Jadi Bintang Daerah

Setelah terpilih sebagai Daeng Maros tahun 2021, Ayat memiliki tekat yang besar, yaitu membantu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata guna mengeksplor keindahan pariwisata daerahnya melalui sosial media.

“Saya akan memaksimalkan sosial media untuk mempromosikan wisata dan budaya yang ada di kabupaten Maros dengan memperlihatkan keindahan dan daya tarik wisata dan budaya,” ungkapnya

“Jikalau saya memiliki kesempatan untuk berbicara tentang sektor pariwisata Maros disuatu media seperti penyiaran radio atau siaran televisi, maka saya akan gunakan kesempatan itu untuk mempromosikan pariwisata Maros,” imbuhnya.

Terakhir, Alumni SMA 1 Maros ini berharap dengan terpilihnya dia sebagai Daeng Maros 2021, ia mampu menjadi inspirasi pemuda Maros. Selain itu, Ayat juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan kekayaan alam Maros hingga bisa di kenal hingga mancanegara.

“Semoga dengan gelar Daeng 1 Maros 2021 ini, saya mampu mengajak dan menginspirasi seluruh masyarakat Maros khususnya pemuda-pemudi untuk bisa menanamkan sadar wisata, sadar budaya dan kesenian, karena Butta Salewanganta memiliki pesona bentang alam nan hijau, wisata alam yang indah, kebudayaan yang masih berpegang teguh hingga saat ini,” harapnya.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page