Letkol Czi Yudo Harianto Safari ke Masjid Tua Gantarang Selayar
BUKABACA.co.id, SELAYAR – Menjelang azan Jumat berkumandang, sebuah kendaraan dinas Dandim bergerak perlahan menanjak menuju Puncak Bukit Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai, Kepulauan Selayar. Jarum jam menunjukkan pukul 11.50 WITA, Jumat, 23 Januari 2026. Jalan sempit dan kontur berbukit menjadi saksi perjalanan aparat teritorial negara ke wilayah yang jarang disinggahi pejabat.
Di lokasi yang relatif terpencil itu, Komandan Kodim 1415/Selayar, Letnan Kolonel Czi Yudo Harianto, S.T., melaksanakan Safari Jumat. Agenda keagamaan tersebut menjadi pintu masuk ke ruang sosial masyarakat desa di kawasan atas Selayar wilayah yang selama ini lebih sering hadir sebagai angka statistik ketimbang perhatian kebijakan.
Kehadiran perwira menengah TNI AD itu sempat menyita perhatian warga Desa Bontomarannu. Sejumlah masyarakat tampak menyalami rombongan. Sebagian lainnya mengikuti dari kejauhan, memperhatikan dengan rasa ingin tahu. Di desa dengan akses terbatas dan kontur geografis yang menantang, kehadiran pimpinan kewilayahan bukan peristiwa yang lazim.
Letkol Yudo datang tidak sendiri. Ia didampingi Komandan Koramil 1415-04/Bontomatene Kapten Inf Ramli, Babinsa Desa Bontomarannu Sertu Aswad, Kopda Subhan selaku pengemudi, serta Kopda Habibi sebagai ajudan. Rombongan kecil itu bergerak tanpa seremoni berlebihan, menyatu dengan ritme desa menjelang ibadah Jumat.
Safari Jumat di Masjid Tua Gantarang puncak bukit tersebut menyimpan pesan simbolik. Negara dalam wujud aparat territorial berupaya hadir hingga ke lapisan wilayah paling atas, bukan hanya secara geografis, tetapi juga secara sosial.
“Bagi masyarakat Bontomarannu, kunjungan kami bukan hanya soal ibadah berjamaah, melainkan juga penanda bahwa wilayah puncak tercatat dalam peta perhatian komando teritorial,” kata Letkol Yudo.
Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan geografis Kepulauan Selayar, Safari Jumat menjadi potret kecil relasi negara dan warga, tenang, nyaris tanpa sorotan, namun sarat makna tentang kehadiran dan pengakuan. (fdy/fdy)
























