Lima Pemuda Maros Terpilih di Indonesia Youth Summit 2025
MAKASSAR – Lima pemuda inspiratif dari Kabupaten Maros resmi terpilih sebagai delegasi dalam ajang nasional Indonesia Youth Summit (IYS) 2025 yang digelar di Makassar, 13–14 Juni lalu.
Mengangkat tema besar “Gen Merah Putih: Pemuda Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045”, forum ini mempertemukan ratusan pemuda dari seluruh penjuru nusantara untuk merumuskan solusi atas tantangan masa depan bangsa.
Delegasi Maros: Bersuara Demi Keselamatan Wisata Alam
Lima nama terpilih dari Maros, diantaranya: Andi Nurhidayat, Andi Nilawati, Permana Agung, Muhammad Raafi Irwansyah, dan Andi Verawati Narwis.
Mereka akan membawa misi besar, menjadikan keselamatan wisata dan mitigasi bencana sebagai isu utama dari daerah yang kaya akan destinasi alam tersebut.
Maros dikenal sebagai jantung Geopark Maros-Pangkep yang telah diakui UNESCO. Namun di balik keindahan itu, tersimpan potensi bencana yang seringkali luput dari perhatian publik dan wisatawan.
“Banyak wisatawan tidak sadar bahwa kawasan wisata kami menyimpan risiko alam seperti arus deras, longsor, dan banjir bandang. Edukasi dan kesiapsiagaan masih sangat minim,” ungkap salah satu delegasi.
Tragedi Sungai Sappana Jadi Alarm Kewaspadaan
Isu ini mencuat usai insiden tragis di Sungai Sappana, Kecamatan Tompobulu, Mei 2025 lalu. Seorang mahasiswi Universitas Hasanuddin tewas terseret arus deras saat berwisata, menyusul hujan lebat yang melanda kawasan tersebut. Minimnya rambu peringatan dan informasi risiko menjadi sorotan utama para delegasi.
Tantangan Maros: Geowisata Indah, Risiko Mengintai
Sebagai bagian dari kawasan geopark internasional, Maros memiliki kontur geologis unik, namun rentan terhadap bencana. Kurangnya papan informasi, jalur evakuasi, serta pelatihan relawan membuat keselamatan pengunjung masih bergantung pada keberuntungan.
Empat Solusi Kunci dari Delegasi Maros
Di hadapan ratusan peserta dan pemangku kepentingan, delegasi Maros menyampaikan empat langkah strategis untuk membenahi sistem mitigasi di kawasan wisata:
Edukasi Wisata Berbasis Mitigasi Bencana
Mengintegrasikan materi keselamatan dalam paket wisata agar pengunjung memahami potensi risiko sebelum menjelajah.
Pelatihan Relawan MudaMelibatkan pemuda lokal sebagai garda terdepan dalam penanganan situasi darurat di lokasi wisata.
Pemasangan Rambu Peringatan dan Jalur EvakuasiMenandai titik rawan bencana dan menyediakan akses evakuasi yang jelas dan mudah dijangkau.
Kolaborasi dengan BPBD dan Pemerintah DaerahMendorong sinergi multipihak agar upaya mitigasi lebih terarah, terencana, dan berkelanjutan.
Harapan Besar: Dari Forum ke Aksi Nyata
Para delegasi berharap Indonesia Youth Summit tak hanya menjadi ajang gagasan, tetapi menjelma sebagai forum advokasi yang menghubungkan suara pemuda dengan pengambil kebijakan.
“Kami ingin agar ide-ide ini benar-benar dilanjutkan ke tingkat kebijakan. Kami percaya perubahan besar selalu dimulai dari suara kecil yang bersungguh-sungguh,” ujar perwakilan delegasi.
IYS 2025: Titik Temu Pemuda Nusantara dan Dunia
Indonesia Youth Summit 2025 turut dihadiri peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, serta perwakilan negara sahabat. Forum ini menghasilkan serangkaian rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan ke pemerintah pusat dan daerah, sebagai kontribusi konkret pemuda terhadap visi Indonesia Emas 2045.
























