Narkoba Menyusup ke Dunia Kampus di Bone, Dosen Bergelar Doktor Diciduk Polisi

Ilustrasi (foto/alodokter).

BUKABACA.co.id, BONE – Dunia akademik di Kabupaten Bone tercoreng setelah aparat kepolisian mengungkap keterlibatan seorang dosen bergelar doktor dalam jaringan penyalahgunaan narkoba. Oknum dosen tersebut diamankan dalam operasi Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Bone yang berhasil menjaring total 15 terduga pelaku dari berbagai lokasi.

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Bone, Kota Watampone, Selasa (6/1/2026).

Kasat Narkoba Polres Bone, Iptu Irham, didampingi Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra, mengungkapkan bahwa salah satu terduga pelaku berinisial AT merupakan dosen aktif di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Watampone dan diketahui telah menyandang gelar doktor.

“AT bukan sekadar pengguna. Yang bersangkutan masuk dalam jaringan narkoba, sehingga kami tidak menyerahkan kasusnya ke BNN untuk rehabilitasi,” tegas Iptu Irham di hadapan awak media.

AT diamankan saat pengembangan kasus di Jalan Abu Dg Pasolong, setelah polisi menelusuri keterkaitannya dengan jaringan peredaran narkoba di wilayah Bone.

Dari hasil pemeriksaan awal, AT mengakui telah mengonsumsi narkoba dalam waktu yang tidak singkat.

“Pengakuannya, yang bersangkutan sudah menggunakan narkoba sekitar lima sampai enam bulan terakhir,” jelas Iptu Irham.

Kasus ini menambah daftar panjang keterlibatan figur publik dan kalangan terdidik dalam pusaran narkoba. Polisi menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu, termasuk dari lingkungan akademisi.

Saat ini, seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan yang lebih luas. (Ilo/fdy)

Baca Lainnya

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page