Pengabdian Florencia Flight Attendant IAT Terhenti di Udara
BUKABACA.co.id, MAKASSAR – Tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan menuntut lebih dari sekadar prosedur administratif. Ia kerap berlangsung jauh dari pantai, menembus cuaca, dan bergantung pada mereka yang bekerja dalam senyap di balik kokpit dan kabin pesawat. Salah satunya adalah Florencia Lolita.
Florencia, seorang flight attendant PT Indonesia Air Transport, gugur saat menjalankan misi pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Indonesia. Ia bukan aparat penegak hukum, bukan pula pejabat struktural. Namun kehadirannya di udara menjadi bagian penting dari rantai kerja negara dalam menjaga kedaulatan laut.
Belum tuntas tugas itu ketika kabar duka datang. Sebuah pengabdian yang tak sempat diselesaikan. Sebuah peran sunyi yang berakhir tanpa sorotan, kecuali setelah kepergian.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Florencia. Dalam misi pengawasan yang kerap luput dari perhatian publik, keselamatan awak dan personel sipil masih menjadi tantangan laten terutama pada operasi yang melibatkan wilayah luas dan medan berisiko tinggi.
Kepergian Florencia mengingatkan bahwa kerja negara tidak hanya dijalankan oleh mereka yang berseragam. Ada dedikasi sipil yang ikut bertaruh nyawa, tanpa banyak ruang untuk dikenang.
Ia gugur dalam tugas, menjalankan peran yang mungkin tak tercatat dalam laporan utama, namun nyata dalam pelaksanaan.
Florencia Lolita telah menunaikan tugasnya. Laut Indonesia menjadi saksi, langit menjadi penutup pengabdiannya.























Tinggalkan Balasan