Polisi di Selayar Diserang Warga Bersenjata Kampak

Polisi di Selayar Diserang Warga Bersenjata Kampak, Selasa (24/3/2026).

BUKABACA.co.id, SELAYAR – Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Benteng Selatan, yang biasanya ramai lalu lintas warga, mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 11.30 Wita, seorang pria muda bernama Arfan, 23 tahun, yang disebut-sebut mengalami gangguan jiwa (ODGJ), mengamuk sambil membawa kampak.

Laporan pertama datang dari seorang warga, Ariadi Putra, 22 tahun. Ia menghubungi polisi setelah melihat Arfan berteriak dan mengayunkan senjata tajam di ruang publik. Situasi yang berpotensi membahayakan itu memaksa aparat bergerak cepat.

Sekitar 15 menit kemudian, belasan personel kepolisian tiba di lokasi. Namun, upaya pengamanan tidak berjalan mulus. Saat hendak diamankan, Arfan justru melakukan perlawanan. Dalam hitungan detik, kampak yang dibawanya melukai seorang anggota polisi, Muchlis, 31 tahun. Kedua tangan korban dilaporkan mengalami luka sobek.

Insiden itu menimbulkan pertanyaan tentang kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi situasi dengan pelaku yang diduga ODGJ namun bersenjata tajam. Sumber di lapangan menyebutkan, kemungkinan korban tidak mengetahui pelaku membawa kampak saat melakukan pendekatan awal, sehingga serangan terjadi secara tiba-tiba.

Korban kemudian dilarikan ke RS Hayyung sekitar pukul 12.30 Wita untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, proses penangkapan pelaku berlangsung lebih alot dari perkiraan. Baru pada pukul 13.32 Wita, Arfan berhasil dilumpuhkan dan diamankan ke kantor polisi.

Hingga kini, status kejiwaan pelaku masih dalam proses pemeriksaan. Aparat berupaya memastikan apakah tindakan yang dilakukan murni akibat gangguan mental atau terdapat faktor lain.

Peristiwa ini kembali membuka celah persoalan penanganan ODGJ yang belum terintegrasi dengan sistem keamanan publik. Di banyak daerah, keluarga dan lingkungan kerap menjadi garis pertahanan pertama sering kali tanpa dukungan memadai.

Tanpa mekanisme deteksi dini dan respons cepat yang melibatkan tenaga kesehatan serta aparat keamanan, kejadian serupa berpotensi terulang. Di Benteng Selatan, siang itu menjadi pengingat satu celah kecil dalam pengawasan bisa berujung pada luka nyata.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page