Puluhan Tahun Mengabdi Tak Terdata PPPK, Nakes Takalar Menggugat: Jangan Jadikan Kami Sapi Perah!
BUKABACA.co.id, TAKALAR – Kekecewaan mendalam ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Takalar akhirnya meledak ke jalan. Mereka menggelar aksi solidaritas besar-besaran dan membawa aspirasi ke DPRD Takalar sebagai bentuk protes atas dugaan pengabaian pendataan administrasi yang membuat nakes senior tak terakomodasi dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kamis (18/12/2025).
Aksi yang berlangsung damai namun penuh emosi ini menyita perhatian publik. Para nakes didominasi perawat dan tenaga medis membentangkan poster bernada protes, salah satunya bertuliskan, “Puluhan tahun mengabdi tapi tidak terdata, jangan jadikan kami seperti sapi perah!” Kalimat tersebut menjadi simbol jeritan hati para pengabdi kesehatan yang merasa dilupakan negara.
Para peserta aksi menilai ada ironi besar dalam proses seleksi PPPK. Mereka mengaku telah mengabdikan diri belasan hingga puluhan tahun melayani masyarakat, namun justru tersingkir karena persoalan administratif yang dinilai tidak transparan. Kesempatan memperoleh kepastian status dan kesejahteraan pun seakan menjauh.
Dalam orasinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan utama, antara lain:
• Transparansi Pendataan
• Penghargaan Masa Bakti
• Evaluasi Dinas Terkait
Aksi ini dengan cepat menyebar di media sosial melalui tagar #NakesTakalar. Warganet ramai-ramai menyuarakan dukungan dan mendesak Pemerintah Kabupaten Takalar segera turun tangan.
Banyak yang menilai, keadilan bagi nakes adalah fondasi penting bagi keberlangsungan pelayanan kesehatan yang bermutu.
Diketahui, aksi unjuk rasa ratusan nakes tersebut dipimpin oleh Ketua Umum DPP BMKI, Irham Tompo. Mereka menuntut agar mereka diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
























