Seragam Hijau Terlihat Menyisir Sampah di Pesisir Selayar
BUKABACA.co.id, SELAYAR – Deretan personel TNI berdiri berbanjar di tepi Pantai Bua-bua Selatan, Benteng Utara, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu pagi, 4 Februari 2026. Mengenakan seragam hijau dan loreng, mereka memungut ranting kayu, plastik, dan beragam sampah yang terdampar di sepanjang pesisir Jalan Metro, Benteng, Kepulauan Selayar. Ombak Laut bergulung tenang, sementara aktivitas bersih-bersih berlangsung sejak pukul 07.15 Wita.
Kegiatan kerja bakti yang digelar Kodim 1415/Selayar itu melibatkan pemerintah daerah dan pelajar. Aksi ini menjadi respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh daerah di Indonesia serius membersihkan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang selama ini menjadi titik akumulasi sampah laut dan limbah rumah tangga.
Sasaran pembersihan difokuskan pada dua hal utama, tumpukan ranting kayu yang terbawa arus laut serta sampah plastik, baik kiriman dari laut maupun sisa pembuangan warga.
Sejumlah siswa tampak ikut memunguti botol plastik dan kantong kresek, sementara aparat TNI mengangkut sampah ke titik pengumpulan.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.04 Wita. Tidak ada insiden berarti selama pelaksanaan. Namun, lebih dari sekadar rutinitas, kerja bakti ini dimaknai sebagai upaya membangun kesadaran kolektif. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pelajar dinilai penting untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.
Menurut pihak Kodim, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi publik. Masyarakat di sekitar pesisir diberi imbauan secara persuasif agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga pantai sebagai ruang publik sekaligus potensi wisata daerah.
Ke depan, Kodim 1415/Selayar merekomendasikan agar kegiatan serupa dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Penambahan fasilitas tempat sampah di kawasan pesisir serta penguatan sosialisasi kepada warga dan pelajar dianggap mendesak.
“Tanpa perubahan perilaku, kerja bakti berisiko hanya menjadi solusi sementara atas persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan,” katanya.
Di Selayar, pantai bukan sekadar lanskap alam. Ia adalah wajah daerah. Dan pagi itu, wajah itu seharusnya dibersihkan bersama-sama
























