Siapa Penguasa Barang Balok Putih Mirip Tawas yang Terdampar di Pesisir Laut Selayar?

Warga pesisir di Selayar menemukan balok putih dugaan kokain mirip batu tawas.

BUKABACA.co.id, SELAYAR – Di pesisir Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, laut kembali membawa sesuatu yang tak biasa. Beberapa balok padat berwarna putih ditemukan warga beberapa waktu lalu di tepian pantai. Bentuknya sekilas menyerupai batu tawas benda yang lazim dipakai untuk menjernihkan air. Namun kemasannya membuat orang berhenti sejenak untuk berpikir ulang.

Balok-balok itu dibungkus plastik tebal berlapis, rapat dan presisi, seperti paket yang sengaja dirancang agar tahan terhadap air laut dan benturan selama perjalanan panjang. Ukurannya seragam, padat, dan beratnya mencapai puluhan kilogram.

Temuan tersebut segera memantik kecurigaan. Sejumlah warga menduga benda itu bukan sekadar mineral atau bahan rumah tangga yang hanyut dari kapal. Ada dugaan lebih jauh balok putih itu adalah kokain padat yang terlepas dari jaringan perdagangan narkotika internasional di laut lepas.

Wilayah perairan Indonesia, terutama jalur yang menghadap Samudra Hindia dan Laut Flores, memang dikenal sebagai salah satu lintasan kapal-kapal besar. Dalam beberapa kasus di berbagai negara, narkotika kerap diselundupkan melalui jalur laut dalam bentuk paket padat yang dibungkus rapat agar dapat bertahan lama di air.

Jika dugaan itu benar, Selayar mungkin hanya menjadi tempat persinggahan tak sengaja bagi paket yang kehilangan tujuannya di tengah samudra.

Bagi masyarakat pesisir, laut memang kerap membawa “rampe” barang-barang hanyut yang terdampar di pantai, mulai dari kayu, peti kapal, hingga barang rumah tangga dari kapal yang karam. Namun kali ini, yang datang bukan sekadar benda biasa.

Balok putih itu justru memunculkan pertanyaan yang lebih besar, dari mana asalnya, bagaimana ia bisa terlepas di laut, dan untuk siapa sebenarnya kiriman dari samudra itu?.

Baca Lainnya

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page