Slank Rilis “Republik Fufufafa”, Satir Sosial Tajam di Usia 42 Tahun Perjalanan Musik
BUKABACA.co.id, JAKARTA — Memasuki usia 42 tahun berkarya, Slank kembali menunjukkan taring kritik sosialnya lewat single terbaru berjudul “Republik Fufufafa”. Lagu ini resmi dirilis pada 26 Desember 2025 di bawah label Slank Records, bertepatan dengan perayaan ulang tahun band legendaris tersebut.
Ditulis oleh Bimbim dan direkam di Flat 5 Studio, “Republik Fufufafa” tetap setia pada karakter rock khas Slank, liar, lugas, dan sarat sindiran. Lagu ini menjadi potret satir tentang sebuah negeri yang digambarkan tengah kacau balau, dianalogikan seperti mengalami “sakaw” terhadap narkoba dan kekuasaan.
Dalam liriknya, Slank juga menyoroti fenomena sosial yang tajam, masyarakat yang kekurangan gizi digambarkan mudah menjadi sok tahu, kehilangan empati, dan bertindak kurang ajar. Kritik tersebut dibalut dengan bahasa sederhana namun menghantam, ciri khas Slank sejak awal karier mereka.
Nuansa satir semakin kuat lewat video klip garapan sutradara Riandhani Yudha Pamungkas. Para personel Slank tampil dengan gaya badut Joker, nyentrik, jenaka, sekaligus menyimpan ironi. Adegan di meja makan hingga panggung pertunjukan menjadi simbol kekacauan sosial yang terasa dekat dengan realitas sehari-hari.
Sejak dirilis di YouTube, “Republik Fufufafa” langsung memantik reaksi warganet. Kolom komentar dipenuhi pujian atas keberanian Slank menjaga konsistensi kritiknya, sekaligus diskusi yang mengaitkan lagu ini dengan sikap politik Slank di masa lalu, termasuk dukungan terbuka mereka terhadap Presiden Joko Widodo.
Adanya singgle terbaru “Republik Fufufafa”, Slank menegaskan bahwa di usia lebih dari empat dekade, mereka tetap berdiri sebagai band yang tidak hanya bermusik, tetapi juga bersuara tajam, jujur, dan tanpa kompromi.
























