Sosok Erfan Tamsil Muncul di Rakernas PSI, Jatuh Hati atau Sedang Diproyeksikan?
BUKABACA.co.id, SELAYAR – Di tengah rapat kerja nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI), satu nama mencuri perhatian di luar lingkar elite partai, Erfan Tamsil. Ia terlihat berada di antara jajaran kader PSI sebuah kemunculan yang memantik spekulasi, bukan hanya karena latar belakangnya sebagai tokoh pemuda Kepulauan Selayar, tetapi juga karena sinyal politik yang menyertainya.
Erfan mengonfirmasi telah resmi bergabung dengan PSI. Ia menyebut kini menjabat sebagai ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Sebuah posisi strategis setidaknya di atas kertas yang seharusnya berkelindan dengan arah konsolidasi partai.
Kepada bukabaca.co.id, Erfan mengatakan ketertarikannya pada PSI bukan keputusan mendadak. Ia mengklaim sudah memantau partai berlambang mawar merah itu sejak awal kemunculannya, terutama karena citra PSI sebagai kendaraan politik anak muda. Kepemimpinan PSI Sulawesi Selatan, yang kini dipegang Muammar Ferirae Gandi Rusdi, disebut sebagai pemicu utama.
“Sejak awal saya mengenal PSI, terlebih setelah mengetahui PSI Sulsel dipimpin oleh anak muda, saya sudah menetapkan hati untuk masuk dan berproses di PSI,” ujar Erfan.
Narasi tersebut sejalan dengan klaim resmi PSI selama ini, partai terbuka, anti hierarki lama, dan memberi ruang luas bagi generasi muda. Erfan mengulang formula yang sama politik bersih, transparan, dan keberpihakan pada kelompok rentan.
Namun, di titik ini muncul pertanyaan yang belum terjawab, sejauh mana posisi Erfan benar-benar strategis, dan apa dampak riil kehadirannya bagi PSI?
Erfan menepis anggapan bahwa langkahnya bergabung adalah manuver jangka pendek. Ia menyebut keputusan itu sebagai “panggilan moral”, terutama untuk membawa perubahan di Kepulauan Selayar wilayah yang kerap berada di pinggiran peta politik Sulawesi Selatan.
“PSI berani memberi kepercayaan kepada anak muda dan memperjuangkan masyarakat kecil. Ini sejalan dengan idealisme saya sebagai pemuda Selayar,” katanya.
Masuknya Erfan memang berpotensi menambah amunisi PSI di Selayar, khususnya untuk menyasar pemilih muda. Tapi hingga kini, PSI belum memberi penjelasan resmi soal mandat struktural Erfan, apakah ia akan menjadi motor penggerak daerah, disiapkan sebagai calon legislatif, atau sekadar wajah baru untuk memperkuat citra kepemudaan partai.
Rakernas mungkin hanya etalase awal. Di balik panggung, arah politik Erfan Tamsil dan kepentingan PSI terhadapnya masih menunggu dibuka.
























