Sungai Tawaili Tak Lagi Mampu Menampung Hujan
BUKABACA.co.id, PALU – Langit di atas Sulawesi Tengah tumpah sejak pagi buta. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti memaksa debit air di hulu sungai meluap hebat. Akibatnya, banjir bandang menerjang kawasan Tawaili, Palu Utara, hingga merembet ke desa tetangga, Wani, di Kabupaten Donggala.
Dalam sebuah rekaman video yang viral di media sosial, tampak kepanikan warga saat air berwarna cokelat pekat mulai mengepung permukiman mereka. Seorang warga terekam sedang memegang kitab suci sembari merapal doa, di tengah pemandangan air yang terus meninggi hingga melumpuhkan aktivitas ekonomi dan transportasi di jalur tersebut.
”Air sungai meluap sangat cepat dan langsung masuk ke rumah-rumah warga,” tulis keterangan dalam unggahan akun @thisis.palu, Minggu (12/1/2026).
Dampak dari terjangan air ini memaksa sebagian warga untuk segera mengevakuasi diri. Barang-barang berharga, mulai dari surat penting hingga alat elektronik, coba diselamatkan seadanya ke tempat yang lebih tinggi.
Jalur penghubung antara Palu dan Donggala di wilayah tersebut dilaporkan sempat terhambat akibat genangan air yang membawa material lumpur.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga mengantisipasi adanya banjir susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah pegunungan sekitar Teluk Palu masih fluktuatif.
Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan pendataan kerusakan serta pembersihan material pascabanjir guna memulihkan urat nadi aktivitas warga yang sempat lumpuh total.
























