Tak Punya Seragam saat Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Munir Diundang ke Rujab Bupati Selayar

Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, memberikan baju Korpri miliknya kepada Munir, staf Dinas Lingkungan Hidup, Minggu (4/1/2026).

BUKABACA.co.id, SELAYAR – Kisah haru datang dari Munir, staf Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Selayar. Di tengah kebahagiaan ribuan pegawai yang dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu (PPPK PW), Munir justru hanya bisa mengunggah hati. Ia batal mengikuti prosesi pelantikan lantaran tidak memiliki pakaian Korpri yang diwajibkan saat acara sakral tersebut.

Pelantikan yang digelar di Lapangan Pemuda Benteng beberapa waktu lalu seharusnya menjadi momen bersejarah bagi Munir. Namun keterbatasan membuatnya harus mengubur keinginan hadir bersama rekan-rekannya.

Kisah Munir akhirnya sampai ke telinga Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali. Melalui sebuah video yang diunggah anggota DPRD Selayar, Muhammad Anas Ali, di akun media sosial TikTok, Bupati Natsir menceritakan pertemuannya dengan Munir di sebuah warung kopi.

“Tadi saya ketemu di warung kopi, saya tanya kerja di mana, dia jawab PPPK,” ujar Natsir Ali dalam video tersebut, Minggu (4/1/2026).

Tersentuh mendengar cerita Munir, Bupati Natsir Ali kemudian mengundangnya ke Rumah Jabatan (Rujab). Dalam pertemuan itu, orang nomor satu di Selayar tersebut memberikan hadiah istimewa, satu stel baju Korpri miliknya sendiri, yang bahkan ia kenakan saat melantik ribuan PPPK Paruh Waktu sebelumnya.

“Saya kasi ini baju yang saya pakai langsung,” ucap Natsir Ali.

Dalam video tersebut, Munir tampak tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Senyum lebar dan wajah haru tergambar jelas saat ia menerima seragam Korpri dari sang bupati.

Kisah ini pun menuai simpati warganet. Banyak yang memuji sikap sederhana dan empati Bupati Selayar, serta menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat bahwa kepemimpinan sejati hadir dengan ketulusan dan kepedulian terhadap rakyat kecil.

Sekadar diketahui, selama bertugas di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Selayar, Munir mengabdikan dirinya sebagai petugas penggali got. Pekerjaan yang kerap luput dari sorotan itu ia jalani dengan penuh tanggung jawab, menjaga kebersihan dan kelancaran drainase demi kenyamanan lingkungan.

Di balik tugas berat dan penuh lumpur tersebut, Munir tetap memelihara harapan sederhana mengabdi dengan jujur dan menanti masa depan yang lebih baik.

Baca Lainnya

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page