Unik dan Edukatif, Kades Bahuluang Ubah Pinggir Pantai Jadi Ruang Musyawarah Desa

Kades Bahuluang Ubah Pinggir Pantai Jadi Ruang Musyawarah Desa

SELAYAR — Sumitro, Kepala Desa Bahuluang, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, menghadirkan konsep berbeda dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembangdes) untuk pembahasan dan penyusunan APBDes Tahun Anggaran 2026.

Alih-alih digelar di kantor desa seperti biasanya, kegiatan tersebut dilaksanakan di pinggir pantai, tepat di bawah pepohonan rindang yang menciptakan suasana terbuka dan lebih santai.

Dalam kegiatan tersebut, Sumitro duduk beralas tanah bersama masyarakat, memegang mikrofon dan memimpin jalannya musyawarah tanpa jarak formal antara pemerintah desa dan warga. Dua tokoh masyarakat terlihat duduk berdampingan, menggambarkan suasana diskusi yang akrab dan terbuka.

Sumitro menjelaskan alasan dipilihnya lokasi di tepi pantai.

“Dilaksanakan di pinggir pantai supaya cari suasana baru. Biasanya kalau di kantor, masyarakat cenderung kaku bicara. Dengan suasana seperti ini, duduk seperti cerita biasa, masyarakat jadi lebih berani mengeluarkan pendapatnya,” ujarnya.

Pelaksanaan Musrembangdes di lokasi alami tersebut mendapat respon positif dari warga. Peserta merasa lebih bebas menyampaikan kebutuhan dan masukan untuk pembangunan Desa Bahuluang di tahun anggaran berikutnya.

Konsep ini sekaligus menunjukkan upaya pemerintah desa untuk menghadirkan musyawarah yang inklusif, menghilangkan kesan formalitas yang kaku, serta memperkuat kedekatan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Melalui Musrembangdes ini, Desa Bahuluang berharap penyusunan program dan anggaran tahun 2026 dapat lebih tepat sasaran, berbasis kebutuhan warga, dan lahir dari ruang dialog yang nyaman serta terbuka. (fdy/fdy)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page