Wamenag RI Kunker ke Soppeng Bahas tentang Pembatalan Jemaah Haji Tahun 2021

bukabaca.id, Soppeng – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Soppeng, Selasa (14/9/2021). Kunjungannya tersebut disambut langsung oleh Bupati Soppeng, A. Kaswadi Razak.

Kedatangan Wakil Menteri Agama di Kabupaten Soppeng dalam rangka Sosialisasi Keputusan Menteri Agama nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jema’ah Haji pada penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/ 2021 M. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di cafe Triple 8 Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak menyampaikan, selamat datang kepada Wakil Menteri Agama RI Bersama rombongan di Kabupaten Soppeng, semoga kehadirannya memberikan semangat dan menguatkan tali silaturahim antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan kemenag dalam melaksanakan tugas-tugas Pemerintahan khususnya dibidang Keagamaan sesuai dengan peraturan perundang undangan.

“Tahun 2020 dan 2021 ini, bangsa Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Soppeng pada khususnya masih dihadapkan dengan musibah bencana non alam yaitu pandemi covid-19, yang dampaknya tidak saja berimplikasi terhadap sektor kesehatan akan tetapi juga telah berdampak pada sektor keagamaan khususnya terkait dengan pemberangkatan jamaah haji yang tidak mungkin dilaksanakan,” ungkapnya.

Dengan kehadiran wakil menteri agama republik Indonesia, lanjut Kaswadi, di Kabupaten Soppeng diharapkan akan memberikan kepastian tentang kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait pembayaran pembatalan keberangkatan jemaah haji tersebut.

“Kepada para bapak-ibu yang mengikuti kegiatan ini agar menyimak seluruh penjelasan yang akan disampaikan Wakil Menteri Agama sehingga nantinya mampu memberikan penjelasan kepada masyarakat dan meredam gejolak yang muncul atas terbitnya peraturan tersebut,” harap Kaswadi.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan bahwa selama 2 tahun ini Indonesia beserta sejumlah negara tidak memberangkatkan jamaah haji nya.

“Tahun ini dibuka jamaah haji dengan jumlah kuota 60.000 jamaah, akan tetapi hanya diperuntukkan bagi mukimin dan penduduk Arab Saudi. Semua ini karena pandemi covid 19,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, Pemerintah terus melakukan ikhtiar dengan penerapan 3 T dengan massif dan 3 M ditambah vaksin yang gencar dilakukan agar dapat melenyapkan covid-19 dimuka bumi ini.

“Saya yakin banyak hoaks yang berkembang, banyak yang mengira bahwa dana haji digunakan untuk membangun infrastruktur. Kami perlu sampaikan bahwa itu semua tidak benar, Uang haji masih utuh, aman dikelolah oleh Badan Pengelolaan Keuangan Haji. Oleh karena itu, Marilah kita bekerja sama, membantu pemerintah dalam menangani covid 19. Sehingga Insya Allah tahun depan jamaah haji kita kembali dapat diberangkatkan,” jelasnya.

Saat ini pihaknya terus berinovasi, dengan melakukan zonasi sesuai daerah asal. Sehingga mempermudah jamaah haji jika tersesat di tanah suci.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page