Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Stabilitas Global dalam World Governments Summit 2025

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya peran aktif dunia dalam menjaga stabilitas global dengan mengedepankan prinsip perdamaian, keadilan, dan saling menghormati.

Pernyataan ini disampaikannya dalam sesi pembicaraan bersama pada World Governments Summit 2025 yang berlangsung secara daring.Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti berbagai tantangan global yang dihadapi dunia saat ini, termasuk konflik di Ukraina, Gaza, dan Kongo Timur. Ia menegaskan bahwa penyelesaian konflik harus berlandaskan dialog dan keadilan.

“Kita berada pada momen sulit dalam sejarah. Lanskap internasional berkembang pesat, ditandai dengan ketidakstabilan dan proteksionisme ekonomi. Jika kita tidak bertindak bijak, perubahan ini bisa menjadi tidak terkendali,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia selalu memegang teguh prinsip diplomasi global yang menjunjung perdamaian dan keadilan. Dalam konteks konflik Israel-Palestina, Indonesia secara tegas mendukung solusi dua negara (two-state solution) serta mendesak langkah konkret untuk menghentikan kekerasan yang berkepanjangan.

“Dunia tidak bisa membiarkan siklus kekerasan terus berlanjut. Krisis yang terjadi di Ukraina, Gaza, Kongo Timur, dan wilayah lain di Afrika mencerminkan terkikisnya stabilitas global secara lebih luas. Indonesia memahami bahwa retorika saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan-tantangan ini,” tambahnya.

Komitmen Diplomasi SeimbangPresiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga keseimbangan hubungan dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Indonesia terus memperkuat peran dalam organisasi internasional seperti BRICS, OECD, CPTPP, dan Indo-Pacific Forum guna memperluas kerja sama global.

“Kami berusaha untuk mendengarkan sebanyak yang kami katakan, menjalin kemitraan berdasarkan kepercayaan dan saling menghormati,” ujarnya.

Selain itu, Indonesia bertekad untuk tetap menjadi jembatan antara negara-negara di belahan bumi utara dan selatan, berkontribusi dalam menciptakan tatanan global yang lebih damai dan stabil.

Namun, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia harus tetap fokus pada stabilitas dan kesejahteraan domestik agar dapat memainkan peran lebih aktif di panggung internasional.

“Kita harus mengerjakan pekerjaan rumah kita sendiri di dalam negeri. Pengaruh dan kemampuan kita untuk berkontribusi dalam stabilitas global saling berhubungan dengan kekuatan, ketahanan, dan kemajuan ekonomi, serta kesejahteraan sosial bangsa dan rakyat kita,” tegasnya.

Dengan visi diplomasi yang aktif dan berimbang, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berkomitmen untuk terus berperan dalam menjaga perdamaian dunia serta memperkuat hubungan internasional yang saling menguntungkan.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page