Selayar Dinilai Strategis, Karantina dan DPRD Perkuat Koordinasi
BUKABACA.co.id, MAKASSAR – Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan menerima kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, baru-baru ini. Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan perkarantinaan di wilayah Selayar yang dinilai memiliki posisi strategis dalam lalu lintas komoditas.
Rombongan DPRD Selayar diterima Inspektur
Badan Karantina Indonesia, Riswan, bersama Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah. Dalam pertemuan itu, kedua pihak mendiskusikan peningkatan kualitas layanan serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Riswan mengatakan, letak geografis Selayar yang berada di jalur perlintasan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan menjadikan peran karantina semakin penting. Menurut dia, kehadiran Badan Karantina Indonesia bukan untuk menghambat distribusi, melainkan memastikan setiap komoditas memenuhi standar mutu dan keamanan.
“Karantina bertugas menjaga keamanan hayati sekaligus menjamin kualitas komoditas sebelum dikonsumsi atau diperdagangkan,” ujar Riswan, Rabu, 17 Juni 2026.
Sitti Chadidjah menilai kunjungan tersebut sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antarinstansi. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
“Kami berharap ada kesamaan persepsi dalam pengembangan layanan karantina, sehingga pelayanan publik bisa semakin optimal,” kata Sitti.
Ketua Komisi I DPRD Selayar, Andi Arpin, menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman terhadap fungsi karantina sekaligus menjajaki kebutuhan layanan di daerah.
Ia berharap koordinasi yang terjalin dapat mendorong peningkatan layanan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Kabupaten Kepulauan Selayar dikenal memiliki potensi di sektor perikanan, pertanian, dan peternakan.
Tingginya aktivitas distribusi komoditas di wilayah kepulauan itu membuat peran karantina dinilai krusial dalam menjaga keamanan hayati sekaligus memperlancar arus perdagangan.























Tinggalkan Balasan