Puluhan Warga Bontotangga dan Mahasiswa KKN UNIMERZ Kepung Titik Kumuh Desa
BUKABACA.co.id, SELAYAR — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mega Rezky (UNIMERZ) Posko 6 Desa Bontotangga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, mengajak warga bergotong royong membersihkan lingkungan desa, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan senam bersama di Kantor Desa Bontotangga. Setelah itu, mahasiswa dan warga dari sejumlah dusun bergerak melakukan kerja bakti di beberapa titik yang menjadi sasaran pembersihan.
Pembersihan difokuskan pada saluran selokan, area masjid, serta pengecatan Tugu Pesawat yang menjadi salah satu bagian dari lingkungan desa.
Koordinator Desa (Kordes) KKN UNIMERZ Posko 6, Fadli Armansyah, mengatakan kerja bakti tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Desa Bontotangga.
“Kami berinisiatif mengajak seluruh warga turun tangan bersama membersihkan lingkungan agar sampah yang ada di selokan tidak menyumbat aliran air,” ujarnya.
Sekitar pukul 08.20 WITA, puluhan mahasiswa dan warga terlihat membawa peralatan kebersihan dan bekerja di sejumlah lokasi. Para bapak membersihkan sampah dan lumpur yang menumpuk di selokan, sementara sejumlah ibu turut menyiapkan konsumsi sederhana berupa es teh dan makanan ringan bagi peserta.
Kerja bakti tidak hanya menyasar kebersihan lingkungan. Pembersihan masjid dan pengecatan Tugu Pesawat menjadi bagian dari upaya mahasiswa dan warga memperbaiki tampilan fasilitas yang digunakan bersama.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat. Sementara bagi warga, kerja bakti menjadi momentum menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah aktivitas sehari-hari.
Menjelang siang, seluruh kegiatan pembersihan rampung. Sampah dan lumpur hasil pembersihan selokan kemudian diangkut menggunakan mobil sampah untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir.
Lingkungan Desa Bontotangga pun tampak lebih bersih dan tertata. Tugu Pesawat yang dicat ulang turut memberikan warna baru bagi kawasan desa.























Tinggalkan Balasan