Sesalkan Sikap Kubu Appi-ARB, Gerindra Masa Depan: Rasis Itu Termasuk Kejahatan Keji

Ketua GMD Makassar, Aiman Adnan.

bukabaca.id – Berbagai kecaman datang pasca beredarnya video yang diduga rasis oleh salah satu Ketua LPM di Kecamatan Tamalanrea, Sudirman, saat menyampaikan visi-misi Munafri Arifuddin-Abd. Rahman Bando (Appi-ARB) di depan warga.

Salah satunya datang dari Gerindra Masa Depan (GMD) Kota Makassar. Ketua GMD Makassar, Aiman Adnan, sangat menyayangkan adanya ungkapan-ungkapan rasis dalam menyosialisasikan salah satu paslon di Pilwalkot Makassar.

“Gerindra Masa Depan mengecam aksi rasisme yang dilakukan salah satu tim sukses paslon Walikota Makassar. Bahkan GMD akan mendorong agar warganet memberikan dukungannya menggunakan hastag #PILKADAMAKASSARBEBASRASISME,” ujar Aiman yang juga mantan Ketua Pemuda Pancasila Sulsel ini, Jumat (11/9/2020).

Aiman juga menyatakan agar warga minoritas tidak perlu khawatir karen pihaknya akan pasang badan untuk menolak aksi-aksi rasisme.

“Kalian adalah warga negara Indonesia, kalian saudara kami,” tegas Aiman.

“Percayalah bahwa rasis termasuk kejahatan keji, rasis lebih kejam daripada menyerobot ruko orang,” kata mantan Ketua BEM Teknik UIN Alauddin Makassar ini.

Wakil Ketua KNPI Sulsel ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bersatu dan menolak segala jenis intimidasi atau perbuatan yang tak baik.

Sebelumnya, beredar video salah satu Ketua LPM di Kecamatan Tamalanrea, Sudirman, saat menyampaikan visi-misi Appi-Rahman di depan warga.

“Ada tiga yang menjadi, kenapa dia (Rahman Bando) mau berpasangan dengan Appi, yang pertama dia tidak mau ada sponsor, dia tidak mau ada orang China yang membiayai, dia katakan kepada kami bahwa lebih baik proyek dikuasai Bosowa daripada orang China, itu yang disampaikan kepada kami,” ungkap Sudirman meniru ucapan Rahman Bando, saat memaparkan program kandidat Appi-Rahman baru-baru ini.

Sudirman menceritakan bahwa 8 LPM termasuk dirinya memang pernah bertemu dengan Rahman Bando. Poin yang dimaksudkan itulah alasan mengapa ARB akronim Abd. Rahman Bando ingin mendampingi Appi agar kelak nanti semua proyek itu tidak lagi dikuasai oleh warga keturunan, melainkan oleh pihak Bosowa.

Dari informasi yang dihimpun, pernyataan ini sontak memicu ketersinggungan oleh warga keturunan di Kota Makassar. Warga keturunan sesalkan pernyataan tersebut mengoyak nilai-nilai pluralisme di Kota Makassar yang sudah terbangun. (*)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page