Ada Direktur Utama BPR Jadi Tersangka

Direktur Utama BPR Jadi Tersangka.

BUKABACA.co.id, SIDOARJO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di PT BPR Sumber Artha Waru Agung (SAWA), Sidoarjo, Jawa Timur. Pada Kamis, 9 Juli 2026 lalu, OJK menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Satu orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni KI, Direktur Utama BPR SAWA. Pelimpahan tahap II ini dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P.21) pada 29 Juni 2026.

Kasus ini berawal dari hasil pengawasan berjenjang OJK mulai dari pengawasan rutin, pemeriksaan khusus, hingga penyidikan. Dari proses itu, penyidik menemukan dugaan praktik pencatatan palsu dalam dokumen perbankan serta kelalaian dalam memastikan kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan.

Perbuatan tersebut diduga berlangsung sepanjang November 2017 hingga Agustus 2019. Tersangka disebut menginisiasi dan menyetujui pemberian serta perpanjangan kredit, termasuk penambahan plafon secara berulang terhadap 13 fasilitas kredit atas nama 11 debitur. Total nilai kredit mencapai Rp5,83 miliar dan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, OJK telah mencabut izin usaha BPR SAWA pada 24 Juli 2024 sebagai bagian dari langkah pengawasan untuk menjaga stabilitas industri perbankan dan melindungi nasabah. Namun, pencabutan izin itu tidak menghentikan proses pidana.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perbankan sebagaimana telah diperbarui dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terbaru.

Ancaman hukumannya mencapai 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp5 miliar.
OJK menegaskan, penyelesaian kasus ini merupakan bagian dari komitmen menjaga integritas sektor jasa keuangan.

Lembaga tersebut juga menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan guna menindak pelanggaran di sektor keuangan serta menjaga kepercayaan publik.

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page