Andi Sudirman Launching Aplikasi Go Clean-Governance Clinik

bukabaca.id, Makassar — Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melaunching Go Clean-Governance Clinic, bertempat di Aula Kantor Inspektorat Provinsi Sulsel, Jumat (24/12/2021).

Diketahui, hadirnya aplikasi ini merupakan komitmen dari Pemprov Sulsel, demi mewujudkan good governance.

Pada kesempatan itu, Andi Sudirman mengatakan, melalui peran serta aktif Inspektorat Daerah sebagai APIP melakukan pengawalan dan pengawasan, dianggap akan mampu memberikan pendampingan atas jalannya tata kelola pemerintahan, yang dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan hingga tahap evaluasi hasil.

“Kegiatan ini adalah upaya kita dalam rangka mempercepat akses menuju pemerintahan yang bersih dan ideal,” ujarnya.

Selain itu, Andi Sudirman juga memberikan arahan terkait bagaimana menghadirkan pemerintahan yang bersih di Sulsel, serta pelayanan yang prima dan berkualitas untuk publik.

Sementara Plt Inspektorat Sulsel, Aslam Patonangi, menyebutkan bahwa Inspektorat Sulsel berinovasi melalui aplikasi Go Clean – Governance Clinic.

“Nantinya, akan dapat diakses oleh seluruh stakeholder. Mulai dari permintaan advice, review, maupun pendampingan dari seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel,” ungkapnya.

“Aplikasi ini hadir untuk penyederhanaan prosedur, dengan melakukan digitalisasi berbagai tugas dan fungsi yang merupakan tugas Inspektorat daerah sebagai aparat pengawas internal pemerintah,” tambah Aslam Patonangi.

Menurutnya, beberapa domain tugas Inspektorat sebagai aparat pengawas internal pemerintah, selayaknya sudah harus didigitalisasi, karena itu lahirlah aplikasi ini. Dengan ide dasar, keinginan kuat menjadi quality insurance (asuransi kualitas) bagi tata kelola pemerintahan di jajaran Pemprov Sulsel.

“Ini merupakan bentuk peran aktif Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menciptakan Good Governance dan Clean Government,” terangnya.

Sistem ini, kata Aslam, akan terintegrasi dimulai dari program sampai dengan sub kegiatan yang ada pada perangkat daerah.

“Adapun proses permintaan advice dilakukan oleh perangkat daerah dengan cara mengirim by program dengan kriteria yang telah ditetapkan. Kemudian, diverifikasi oleh admin aplikasi dan akan diteruskan ke Pokja yang berada di tiap Inspektur Pembantu (Irban),” bebernya.

Aslam Patonangi, menyampaikan bahwa ketika berkasnya sudah terpenuhi semuanya, dan nantinya hasil permintaan advice dapat tersedia pada aplikasi ini.

“Salah satu fiturnya, yaitu E-Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan, selanjutnya Aplikasi akan ditindak lanjut hasil temuan yang terdigitalisasi, baik TLHP APIP maupun Tindak Lanjut atas LHP PDTT, Audit Kinerja maupun LHP lainnya,” terangnya.

Dikatakan Aslam Patonangi, aplikasi Go Clean tersebut dapat melaporkan Whistle Blowing System (WBS) dimana masyarakat umum dapat menyampaikan pengaduan dugaan tindak pidana dan Pelanggaran Disiplin ASN serta Permintaan Bebas Temuan bagi ASN maupun Perusahaan.

“Aplikasi ini juga terintegrasi dengan sistem lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan, menggunakan sertifikat elektronik sebagai verifikasi dokumen elektronik, notifikasi whatsapp sebagai pesan otomatis kepada pengguna,” imbuhnya.

“Acara launhing ini dirangkaikan dengan penyerahan alat peraga anti korupsi kepada calon Penyuluh Anti Korupsi pada tujuh perangkat daerah perwakilan,” Aslam Patonangi memungkasi. (*)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page