Basli Ali Minta Pemerintah Pusat Segera Rehab-Rekon Pascagempa di Kepulauan Selayar
BukaBaca.id, Kepulauan Selayar – Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, menyampaikan keluhan warga Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu atas kondisi pantai dan struktur tanah yang mengalami penurunan pasca gempa.
“Terus terang kami sampaikan, masyarakat pada dua kecamatan tersebut pascagempa, hingga saat ini masih resah, utamanya jika musim timur dan musim barat, air laut masuk hingga ke permukiman,” ujar Basli Ali di Kantor Bupati Kepulauan Selayar dalam rapat koordinasi (rakor) yang melibatkan berbagai unsur kementerian, Rabu (23/8/2023).
Rakor yang berlangsung secara daring ini dipimpin Deputi PMPP Setwapres, Suprayoga Hadi, yang fokus membahas penuntasan rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan pengaman pantai pascabencana di Kepulauan Selayar. Dihadiri unsur Kemenko PMK, unsur Kementerian PUPR, unsur BNPB Pusat, BNPB Sulsel, dan BBWS Pompengan-Jeneberang.
Hingga saat ini, kata Basli Ali, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan pengaman pantai di Pasilambena dan Pasimarannu belum terlaksana.
Padahal, sejumlah persyaratan seperti dokumen rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P) serta detail engineering design (DED) rehab-rekon bangunan pengaman pantai dua wilayah itu telah selesai disusun BBWS Pompengan-Jeneberang.
Namun demikian, Basli Ali atas nama pemerintah dan masyarakat Kepulauan Selayar menyampaikan penghargaan dan terima kasih selama kurun waktu dua tahun pascabencana, pemerintah pusat dalam hal ini kementerian dan lembaga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) maupun pemerintah kabupaten, telah melaksanakan penanganan atas dampak gempa.
“Beberapa di antaranya penanganan kerusakan rumah kategori rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Kemudian pembangunan dan rekonstruksi sarana pendidikan dasar serta dan bantuan bidang koperasi dan UMKM dan lainnya,” bebernya.
Akan tetapi, lebih dari itu, Basli Ali tetap berharap dukungan optimal dari pemerintah pusat terhadap upaya rehab-rekon, pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, bidang kesehatan, bidang pendidikan, serta sarana ibadah.
“Besar harapan kami kiranya rehabilitasi dan pembangunan bangunan pengaman pantai pada enam lokasi di Pasilambena dan Pasimarannu mendapatkan prioritas anggaran melalui APBN dan bisa terlaksana pembangunannya dalam tahun anggaran 2024,” ucapnya.
























