Berita Sedih dan Menyentuh Hati Kemanusiaan di Tengah Luka

Safitri.

ACEH – Safitri, seorang perempuan yang pernah melewati masa hidup paling kelam setelah ditinggal suami karena status PPPK, kembali menunjukkan keteguhan hati dan kepedulian yang besar kepada sesama. Rasa empatinya menggugah publik ketika ia menyerahkan donasi bantuan untuk korban bencana di Aceh Singkil, Sabtu pagi (29/11/2025).

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Safitri mengungkapkan bahwa hari ini ada tiga titik penyaluran bantuan yang ia titipkan kepada orang-orang terpercaya di daerah terdampak. Ia mengakui bahwa bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, namun ia berharap dapat sedikit meringankan beban para korban bencana yang sedang berjuang bangkit di tengah kondisi sulit.

“Alhamdulillah, pagi ini ada tiga titik yang aku titipkan donasi untuk area Aceh Singkil. Pemberian ku mungkin tak seberapa, tapi semoga bisa meringankan beban kalian. Sumpah, aku sedih melihat kondisi kalian,” ucap Safitri sambil menangis.

Safitri bahkan mengenang masa ketika ia pernah menumpang hidup dan mencari sesuap nasi di wilayah tersebut. Luka lama dan pertengkaran emosional yang pernah terjadi dengan sebagian warga di sana tidak menghalanginya untuk menunjukkan kasih dan kemanusiaan.

“Terserah kalian masih marah atau tidak suka sama aku. Tapi aku tidak benci sama sekali. Kita sesama manusia biasa, punya kekurangan dan khilaf. Yuk kita saling memaafkan,” ungkapnya sambil menahan tangis.

Aksi kemanusiaan Safitri menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu datang dari orang yang paling sempurna, tetapi dari mereka yang paling memahami rasa kehilangan dan luka terdalam. Di tengah keterbatasan dan tekanan hidup, ia tetap memilih untuk membantu dan memaafkan.

Masyarakat Aceh Singkil pun menyambut haru langkah kecil yang penuh ketulusan ini, sebagai bukti bahwa persaudaraan sejati tidak pernah hilang meski dihantam badai konflik dan bencana.

Semoga bantuan dan doa ini menjadi kekuatan bagi seluruh korban bencana untuk kembali bangkit. (ril)

Girl in a jacket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup

You cannot copy content of this page